Bagaimana Penambang Tikus Bisa Selamat setelah 17 Hari Terjebak di Terowongan?

Kamis, 30 November 2023 - 04:04 WIB
loading...
A A A
Penambangan tikus atau penambangan lubang tikus adalah proses penggalian terowongan sempit dengan cara menggali secara manual.

Teknik ini mendapatkan namanya dari kemiripannya dengan tikus yang menggali lubang ke dalam tanah. Praktik ini biasa dilakukan di negara bagian Meghalaya di bagian timur laut di mana lubang-lubang tersebut biasanya cukup besar sehingga para pekerja dapat turun dan mengambil lapisan tipis batu bara. Oleh karena itu, anak-anak biasanya ditugaskan melakukan pekerjaan ini.

Kurangnya ventilasi dan langkah-langkah keamanan membawa kontroversi pada metode ini, yang dilarang oleh pengadilan lingkungan hidup pada tahun 2014.

Namun praktik ini masih terus terjadi di sektor pertambangan yang sebagian besar tidak terorganisir.

Setidaknya 15 penambang tewas di salah satu tambang di Meghalaya setelah terjebak selama lebih dari sebulan hingga Januari 2019. Kelompok hak asasi manusia mengatakan 10.000 hingga 15.000 orang tewas di tambang tersebut antara tahun 2007 dan 2014.

Namun, beberapa penambang dalam operasi penyelamatan mengatakan mereka mendapatkan pelatihan di Delhi dan bukan penambang batu bara.

4. Kondisi Korban Sangat Sehat

Ketua Menteri Uttarakhand Pushkar Singh Dhami, bertemu dengan beberapa pekerja sebelum mereka dibawa ke rumah sakit, dan memberikan mereka karangan bunga marigold tradisional. Ambulans dan helikopter bersiaga di pintu masuk terowongan.

Meskipun ambulans telah dikerahkan untuk para pekerja konstruksi, “Kondisi mereka sangat baik dan baik-baik saja… sama seperti milik Anda dan saya. Tidak ada kekhawatiran mengenai kesehatan mereka,” kata Wakil Hassan, ketua tim penyelamat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved