Israel Ungkap Kerugian Perang Melawan Hamas Rp815 Triliun

Rabu, 29 November 2023 - 14:01 WIB
loading...
Israel Ungkap Kerugian...
Tentara Israel berdiri di luar Rumah Sakit al-Shifa di Kota Gaza, 22 November 2023. Foto/AP/Victor R Caivano
A A A
TEL AVIV - Perang Israel terhadap Hamas akan merugikan negara sebesar USD53 miliar (Rp815 triliun) dan menghambat pertumbuhan ekonomi hingga tahun 2024.

Angka itu diterbitkan oleh Bank Sentral Israel pada Senin (27/11/2023). Pertempuran telah dihentikan sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Jumat, namun militer Israel diperkirakan akan melanjutkan operasi di Gaza pekan ini.

“Pengeluaran militer langsung akan mencapai USD29 miliar dari total USD53 miliar,” ungkap pernyataan bank tersebut, seraya menambahkan angka ini termasuk bantuan militer yang diberikan Amerika Serikat (AS).

Kompensasi atas kerusakan akan mencapai USD6 miliar, sementara pengeluaran sipil lainnya akan mencapai USD6,75 miliar. Hilangnya pendapatan pajak dan bunga utang pemerintah akan menjadi sisanya.

Perang juga akan menghambat pertumbuhan ekonomi Israel, bank tersebut memperingatkan.

Pertumbuhan akan tetap sebesar 2% hingga akhir tahun ini dan hingga tahun 2024, turun dari proyeksi sebelumnya masing-masing sebesar 2,3% dan 2,8%.

Konflik tersebut akan mengakibatkan hilangnya sekitar 3% PDB Israel pada akhir tahun 2024, menurut bank tersebut, seraya menunjuk pada kemungkinan penutupan bisnis dan lembaga pendidikan selama terjadinya permusuhan.

Baca juga: Dari Mana Israel Membeli Senjatanya?

Pejuang Hamas melancarkan serangan roket dan rudal mendadak ke kota-kota Israel pada tanggal 7 Oktober, sebelum menyerbu perbatasan Gaza-Israel dan menduduki kota-kota dan permukiman Israel di dekatnya.

Israel kemudian melancarkan kampanye pemboman udara yang intens, diikuti dengan invasi darat ke wilayah kantong Palestina pada akhir bulan.

Sebanyak 16.000 warga Palestina tewas akibat serangan brutal Israel. Lebih dari 1.200 orang tewas di Israel.

Gencatan senjata mulai berlaku pada hari Jumat, dan diperpanjang selama 48 jam pada Senin, untuk memungkinkan pertukaran sandera Israel di Gaza dan tahanan Palestina yang beberapa di antaranya ditahan tanpa tuduhan dan berada di penjara-penjara Israel.

Sejauh ini, 40 orang dari sekitar 240 sandera telah dibebaskan Hamas, dengan imbalan 117 tahanan Palestina.

Para pejabat Israel mengatakan mereka mungkin akan memperpanjang gencatan senjata untuk setiap tambahan 10 sandera yang dibebaskan, meskipun Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan pada Senin bahwa operasi IDF akan dilanjutkan setelah gencatan senjata berakhir, dan akan terus berlanjut sampai Hamas dihancurkan.

Meskipun perang ini merugikan Israel sekitar USD270 juta per hari dan mengurangi PDB negara tersebut, dampaknya terhadap perekonomian Gaza yang rapuh jauh lebih besar.

Hampir separuh bangunan di Jalur Gaza telah hancur dan hampir 400.000 pekerjaan hilang, menurut laporan PBB.

Dengan kemiskinan yang akan meningkat hampir 45% jika pertempuran berlanjut hingga bulan Desember, Program Pembangunan PBB memperingatkan awal bulan ini bahwa perang akan menghambat pembangunan di Gaza antara 16 dan 19 tahun.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved