5 Dampak Buruk Gencatan Senjata bagi Hamas dalam Perang Melawan Israel

Selasa, 28 November 2023 - 19:57 WIB
loading...
A A A
Selama gencatan senjata, Hamas dapat menggunakan waktu untuk mempersenjatai kembali, membangun kembali infrastruktur mereka, dan memperkuat kemampuan militer mereka, yang berpotensi menyebabkan peningkatan permusuhan ketika gencatan senjata berakhir.

Namun, waktu gencatan yang pendek bisa saja mempersulit bagi Hamas untuk melakukan hal itu semua. Padahal, untuk melancarkan serangan besar-besaran diperlukan waktu yang panjang.

3. Tidak Menyelesaikan Akar Permasalahan di Gaza

5 Dampak Buruk Gencatan Senjata bagi Hamas dalam Perang Melawan Israel

Foto/Reuters

Gencatan senjata mungkin tidak dapat mengatasi akar penyebab konflik, dan tanpa penyelesaian yang komprehensif, masyarakat sipil di wilayah tersebut mungkin akan terus menderita akibat ketidakstabilan politik, tantangan ekonomi, dan risiko kekerasan baru.

Bukan hanya gencatan senjata panjang dan berkelanjutan untuk bisa menyelesaikan akar permasalahan di Gaza. Tetapi, pemberian status kemerdekaan kepada rakyat Palestina untuk mendirikan negara dan mengembalikan tanah jajahan sebagai solusi jangka panjang.

4. Legitimasi Politik Hamas Bisa Melemah

5 Dampak Buruk Gencatan Senjata bagi Hamas dalam Perang Melawan Israel

Foto/Reuters

Gencatan senjata kepada kelompok yang dicap sebagai organisasi teroris, seperti Hamas, dapat memberikan tingkat legitimasi politik pada mereka, sehingga lebih sulit untuk mengisolasi atau meminggirkan mereka dalam jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved