Ini Kesaksian Militer Israel Tembaki Warganya Sendiri saat Serangan Hamas 7 Oktober

Selasa, 28 November 2023 - 07:41 WIB
loading...
Ini Kesaksian Militer...
Kesaksian seorang tentara Israel menguatkan indikasi bahwa militer Zionis yang menembaki warganya sendiri selama serangan Hamas pada 7 Oktober. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Kesaksian seorang tentara Zionis menguatkan indikasi bahwa militer Israel yang menembaki warga sipilnya sendiri selama serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober lalu. Tindakan militer Zionis itu diklaim berdasarkan “Protokol Hannibal”.

Dalam sebuah laporan yang disiarkan pada hari Minggu oleh Channel 12 News Israel, seorang letnan dua dari unit tank Israel yang diidentifikasi sebagai Michal berbicara tentang pengalamannya dalam mengejar militan Hamas selama operasi 7 Oktober.

“Kami sampai di pintu masuk kompleks (Hulit) dan pintu gerbangnya ditutup. Seorang tentara mendatangi saya, agak ketakutan, dan berkata, 'Teroris sudah masuk sekarang'. Kami memasuki kompleks, mendobrak gerbang dengan tank, dan mengikuti arahan yang ditunjukkan oleh tentara tersebut,” katanya.

Baca Juga: Kabur dari Perang Melawan Hamas di Gaza, Komandan Israel dan Wakilnya Dipecat

“Kemudian tentara itu mengatakan kepada saya, 'Tembakan di sana. Teroris ada di sana'. Saya bertanya kepadanya; 'Apakah ada warga sipil (Israel) di sana?' Tanggapannya adalah, 'Saya tidak tahu, tembak saja'."

“Saya memutuskan untuk tidak menembak sasaran (dengan tank) karena itu adalah pemukiman Israel, tapi saya menembak menggunakan senapan mesin di pintu masuk sebuah rumah,” ujarnya, yang dikutip Anadolu, Selasa (28/11/2023).

Laporan Channel 12 muncul ketika seorang pilot angkatan bersenjata Israel mengatakan militer menerapkan Protokol Hannibal selama serangan mendadak oleh Hamas pada 7 Oktober—yang dikenal sebagai Operasi Badai al-Aqsa.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Haaretz, seorang perwira bernama Letnan Kolonel Nof Erez menarik perhatian pada kemungkinan bahwa pasukan Israel yang merespons serangan Hamas mungkin telah menerapkan arahan tersebut.

Sebuah laporan Haaretz mengungkapkan bahwa sebuah helikopter militer Israel menembaki “orang-orang bersenjata Palestina” dan orang-orang Israel yang sedang menghadiri Festival Musik Nova di dekat Kibbutz Be'eri di pinggiran Gaza pada 7 Oktober.

Namun, gara-gara pengungkapan tersebut, Haaretz diancam seorang menteri Israel dengan seruan kepada seluruh pegawai pemerintah dan militer untuk berhenti beriklan dan berlangganan surat kabar itu.

Seperti diketahui, Hamas meluncurkan serangan besar yang sukses ke Israel selatan pada 7 Oktober. Menurut pemerintah Zionis, serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.

Israel kemudian mendeklarasikan perang dengan membombardir Gaza nyaris tanpa henti dan ditambah dengan operasi darat. Hampir 15.000 warga Palestina di Gaza tewas dalam invasi kejam Israel, termasuk 6.150 anak-anak dan lebih dari 4.000 wanita.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Infografis
4 Kejutan Pakistan Saat...
4 Kejutan Pakistan Saat Hadapi Serangan Militer India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved