Hamas Lepaskan 17 Sandera dan Israel Bebaskan 39 Tahanan Palestina

Senin, 27 November 2023 - 08:33 WIB
loading...
Hamas Lepaskan 17 Sandera...
Para warga Palestina sambut gembira pembebasan para tahanan dari penjara-penjara Israel. Hamas melepaskan 17 sandera dan Israel membebaskan 39 tahanan Palestina pada hari ketiga gencatan senjata. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Hamas pada hari Minggu melepaskan 17 sandera yang mereka tawan di Gaza, termasuk seorang anak perempuan Amerika Serikat-Israel berusia 4 tahun. Sedangkan Israel membebaskan 39 tahanan Palestina.

Itu merupakan petukaran sandera dan tahanan pada hari ketiga gencatan senjata.

Komite Palang Merah Internasional menyatakan telah berhasil memindahkan 17 sandera dari Gaza.

Hamas mengatakan pihaknya telah menyerahkan 13 warga Israel, tiga warga Thailand, dan satu warga negara Rusia.

Baca Juga: Komandan Top al-Qassam Hamas Tewas dalam Perang Melawan Israel

Lebih lanjut, Hamas menyatakan ingin memperpanjang gencatan senjata jika ada upaya serius untuk meningkatkan jumlah tahanan Palestina yang dibebaskan oleh Israel.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan dia berharap jeda pertempuran dapat berlanjut selama para sandera dibebaskan. Dia berharap lebih banyak orang Amerika akan dibebaskan oleh Hamas meskipun dia tidak mendapat kabar pasti.

Biden mengatakan sandera berusia 4 tahun, Abigail Edan, telah menyaksikan orang tuanya dibunuh oleh kelompok Hamas selama serangan 7 Oktober ke Israel dan dia ditahan sejak saat itu.

“Apa yang dia alami sungguh tidak terpikirkan,” kata Biden pada konferensi pers di AS, seperti dikutip Reuters, Senin (27/11/2023).

Abigail sedang dalam perjalanan ke rumah sakit untuk pemeriksaan, menurut laporan Channel 13.

Kakeknya, Carmel Edan, mengatakan kepada Reuters bahwa dia “tidak percaya” cucunya telah dipulangkan, dan berterima kasih kepada Biden. “Atas semua bantuan yang dia tawarkan kepada kami," ujarnya.

Kantor berita WAFA melaporkan para warga Palestina memberikan sambutan gembira kepada para tahanan yang dibebaskan oleh Israel di Ramallah.

Omar Abdullah Al Hajj (17), salah satu tahanan yang dibebaskan pada hari Minggu, mengatakan dia tidak mengetahui apa yang terjadi di dunia luar.

“Saya tidak percaya saya bebas sekarang tapi kegembiraan saya belum lengkap karena masih ada saudara-saudara kita yang masih dipenjara, dan ada banyak berita tentang Gaza yang harus saya pelajari sekarang,” katanya kepada Reuters.

Gencatan senjata selama empat hari tersebut merupakan penghentian pertama pertempuran dalam tujuh minggu sejak Hamas membunuh 1.200 orang di Israel dan menyandera sekitar 240 lainnya.

Menanggapi serangan itu, Israel telah berjanji untuk menghancurkan Hamas yang menguasai Gaza, membombardir daerah kantong tersebut dan melancarkan serangan darat di utara Gaza. Sekitar 14.800 warga Palestina telah terbunuh, kata otoritas kesehatan Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu bertemu dengan pasukan keamanan di Jalur Gaza. Dia juga mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan Biden tentang pembebasan sandera tersebut, dan menambahkan bahwa dia akan menyambut baik perpanjangan gencatan senjata sementara jika itu berarti bahwa setiap hari ada tambahan 10 sandera akan dibebaskan.

Namun Netanyahu mengatakan dia juga mengatakan kepada Biden bahwa, pada akhir gencatan senjata, “kami akan kembali dengan kekuatan penuh untuk mencapai tujuan kami: melenyapkan Hamas, memastikan bahwa Gaza tidak kembali seperti semula; dan tentu saja pembebasan semua sandera kami."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved