Jubir al-Qassam Abu Ubaidah: Kepemimpinan Israel Gemetar, Ini Jihad, Menang atau Syahid

Jum'at, 24 November 2023 - 08:17 WIB
loading...
A A A
Mereka menunggu kedatangan pasukan penyelamat sebelum meledakkan bahan peledak anti-personel di garasi sebuah rumah yang coba dimasuki oleh tentara, menjebak pasukan penyelamat dalam penyergapan lain sebelum para pejuang mundur dengan selamat ke posisi mereka.

Dalam operasi lain, salah satu pejuang kami dalam posisi tempur menyerang delapan tentara Zionis yang turun dari pengangkut pasukan di sebelah timur Rumah Sakit al-Rantisi di lingkungan Sheikh Radwan pada Selasa sore. Dia menghujani mereka dengan peluru dari jarak 10 meter, membunuh dan melukai mereka, tanpa kemampuan bagi mereka untuk membalas tembakan, sementara pejuang tersebut kembali dengan selamat ke posisi tempurnya di bawah perlindungan Yang Maha Penyayang.

Pada Selasa pagi, sekelompok pejuang al-Qassam di Beit Hanoun menargetkan enam tentara infanteri musuh dengan bahan peledak anti-personil yang menggelegar. Pasukan ekstraksi yang datang ke daerah tersebut dipantau dan dilarikan ke lokasi di bawah rentetan asap dan penembakan secara acak.

Kemarin sore, Rabu, pejuang kami melihat pasukan Zionis mencoba meledakkan salah satu terowongan di Tallat Qleibo, sebelah utara kamp Jabaliya. Pejuang kami melakukan serangan pendahuluan terhadap pasukan infanteri musuh dengan memasang pintu masuk terowongan dan meledakkannya dengan pasukan musuh di dalamnya, mencapai korban yang pasti, dengan kekuatan Allah. Hal ini disusul dengan operasi sniper yang langsung menewaskan salah satu tentara.

Pasukan Zionis maju Kamis pagi ini untuk menduduki sebuah bangunan dekat Bundaran Kuwait di Jalan Salah Al-Din di lingkungan Al-Zaytoun. Sekelompok pejuang kami menyerang mereka dari jarak dekat, menghancurkan menara tank Merkava sementara seorang tentara sedang menaiki menara tersebut. Kemudian, kelompok tersebut menyerang tentara infanteri yang bersiap untuk melakukan benteng di dalam gedung, menghujani mereka dengan granat dan senapan mesin, menyebabkan korban tewas dan luka-luka sebelum para pejuang mundur ke posisi tempur mereka di bawah pengawasan Yang Maha Penyayang.

Ini Hanya Sebuah Permulaan


Pada hari ke-48 pertempuran kami melawan agresi, kami di Brigade al-Qassam menegaskan bahwa kepahlawanan pejuang kami di medan perang adalah kebanggaan bagi setiap orang merdeka di dunia. Kita menghadapi kekuatan penyerang barbar yang tidak mengenal agama maupun etika perang, hanya mahir dalam pembunuhan dan penembakan tanpa pandang bulu.

Strategi manuver darat musuh dibangun dengan menghancurkan dan membunuh segalanya dengan cepat untuk menyatakan kemenangan, serta melakukan pembantaian terhadap warga sipil dengan kebrutalan yang disaksikan dunia. Namun, rencana ini sudah adatelah digagalkan oleh kami dan akan terus digagalkan dengan pertolongan Allah.

Pejuang kami telah ditempatkan di posisi dan titik tempur mereka, dan beberapa telah berada di pos mereka selama lebih dari 30 hari, menunggu saat untuk mencapai target yang ditentukan pada waktu yang ditentukan. Hal ini menjelaskan mengapa pejuang kita, dengan karunia Allah, masih mampu menyerang pasukan musuh di garis belakang mereka, muncul dari reruntuhan dan di daerah yang dianggap musuh telah dikuasai secara militer beberapa minggu yang lalu.

Musuh masih menyembunyikan kerugian sebenarnya, yang kita ketahui dan saksikan. Kami berada dalam pertempuran langsung dengan pasukan musuh yang menyerang, dan para pejuang kami menyaksikan dengan cermat pembunuhan tentara musuh dan mengamati perjuangan mereka dalam mengambil mayat dan korban luka dari medan perang.

Kami menganggap bahwa korban jiwa musuh belum dimulai, jika mereka memutuskan untuk melanjutkan operasi darat dan agresi Nazi mereka.

Sejak hari pertama, kami telah mengatakan dan masih mengatakan, bahwa kepemimpinan musuh yang gemetar, yang memutuskan untuk melakukan bencana ini terhadap rakyat kami, juga memutuskan untuk melemparkan tentaranya ke jantung bencana ini. Semua indikator dan pengamatan yang dilihat oleh para pejuang kita di lapangan menunjukkan bahwa para prajurit yang dilemparkan musuh ke dalam pertempuran ini belum siap dan tidak memahami konsekuensinya.

Apa yang musuh andalkan untuk memperpanjang pertempuran adalah genosida, brutalisasi, hukuman kolektif, dan melakukan pembantaian, bukan tujuan militer yang nyata. Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa kami siap, dengan pertolongan Allah, untuk melanjutkan konfrontasi dan perlawanan terhadap musuh, berapa pun durasi dan tingkat agresinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin...
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin Baru Hamas Dijuluki Hantu Al Qassam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved