Hacker Palestina Sukses Bobol Iron Dome, Diburu Mossad, Diselamatkan Agen Intelijen Turki
Kamis, 23 November 2023 - 18:36 WIB
loading...
Seorang hacker Palestina berhasil menjebol Iron Dome dan diburu agen rahasia Mossad. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Organisasi Intelijen Nasional (MIT) Turki terungkap telah menyelamatkan seorang peretas Palestina dari penculikan atau pembunuhan oleh badan intelijen Israel, Mossad, dalam pengungkapan terbaru operasi balasan MIT terhadap mitranya dari Israel.
Dinamakan oleh media Turki sebagai 'Omar A', yang kabarnya merupakan lulusan program komputer dari Universitas Islam Gaza, dianggap sebagai arsitek peretasan perangkat lunak untuk Kementerian Dalam Negeri Gaza yang dapat menyusup ke ponsel yang beroperasi pada Android, serta meretas ke dalam Sistem pertahanan udara 'Iron Dome' Israel yang terkenal kejam.
Pada tahun 2015 dan 2016, tindakan yang diambil oleh Omar A dilaporkan membantu sayap politik kelompok Perlawanan Palestina Hamas – Brigade Al-Qassam – meluncurkan roket ke arah Israel tanpa dapat dicegat secara memadai.
Namun, menurut surat kabar Daily Sabah, intelijen Israel berhasil melacak gangguan yang dialami peretas setelah melakukan penelitian selama tiga tahun, sehingga menambahkannya ke daftar Mossad sebagai target potensial.
Dalam upaya untuk membujuknya agar ditangkap untuk dibawa ke Tel Aviv untuk diinterogasi, agensi tersebut secara anonim menawarinya pekerjaan melalui perusahaan perangkat lunak Norwegia pada tahun 2019, tetapi dia menolak karena kecurigaan keterlibatan Israel.
Dinamakan oleh media Turki sebagai 'Omar A', yang kabarnya merupakan lulusan program komputer dari Universitas Islam Gaza, dianggap sebagai arsitek peretasan perangkat lunak untuk Kementerian Dalam Negeri Gaza yang dapat menyusup ke ponsel yang beroperasi pada Android, serta meretas ke dalam Sistem pertahanan udara 'Iron Dome' Israel yang terkenal kejam.
Pada tahun 2015 dan 2016, tindakan yang diambil oleh Omar A dilaporkan membantu sayap politik kelompok Perlawanan Palestina Hamas – Brigade Al-Qassam – meluncurkan roket ke arah Israel tanpa dapat dicegat secara memadai.
Namun, menurut surat kabar Daily Sabah, intelijen Israel berhasil melacak gangguan yang dialami peretas setelah melakukan penelitian selama tiga tahun, sehingga menambahkannya ke daftar Mossad sebagai target potensial.
Dalam upaya untuk membujuknya agar ditangkap untuk dibawa ke Tel Aviv untuk diinterogasi, agensi tersebut secara anonim menawarinya pekerjaan melalui perusahaan perangkat lunak Norwegia pada tahun 2019, tetapi dia menolak karena kecurigaan keterlibatan Israel.
Lihat Juga :