AS Uji Coba Rudal Baru Pengganti ATACMS, Diklaim Lebih Kuat!

Selasa, 21 November 2023 - 20:37 WIB
loading...
A A A
Angkatan Darat AS mengatakan setelah uji coba minggu lalu bahwa varian dasar PrSM diharapkan dapat menggantikan persenjataan rudal ATACMS yang sudah menua, sebuah langkah yang secara signifikan akan memperluas jangkauan dan tingkat mematikan amunisi presisi jarak jauh milik militer AS.

"Varian masa depan akan berkonsentrasi pada peningkatan jangkauan dan keterlibatan target yang sensitif terhadap waktu, bergerak, mengeras, dan cepat berlalu,” jelas dokumen Pentagon tentang program PrSM.

Dengan jangkauan hampir 250 mil, PrSM melampaui jarak maksimum yang dapat ditempuh varian ATACMS mana pun (186 mil dengan hulu ledak kesatuan). Selain itu, pod peluncuran HIMARS mampu menampung dua PrSM, padahal hanya dapat menampung satu amunisi ATACMS, sehingga menggandakan volume tembakan.

ATACMS telah lama menjadi berita ketika Rusia mengobarkan perang terhadap Ukraina. Senjata-senjata tersebut berada di urutan teratas dalam daftar yang diinginkan oleh Ukraina untuk mendapatkan bantuan keamanan yang diperlukan untuk melawan invasi pasukan Rusia.

Namun AS berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak dapat mengirimkan senjata ampuh tersebut ke Kiev karena akan memberi tekanan pada persediaan dalam negeri dan mungkin menghambat tingkat kesiapan. Ada juga kekhawatiran mengenai eskalasi.

Ukraina akhirnya menerima varian M39 ATACMS dalam jumlah terbatas, sebuah rudal cluster mematikan yang memiliki jangkauan sekitar 100 dan dilengkapi dengan 950 bom anti-personil dan anti-materi, atau APAM, M74.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Rusia Tembak Jatuh 2 Rudal ATACMS Amerika yang Dipasok ke Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved