AS Uji Coba Rudal Baru Pengganti ATACMS, Diklaim Lebih Kuat!

Selasa, 21 November 2023 - 20:37 WIB
loading...
A A A
Kiev meluncurkan senjata tersebut, yang diperolehnya dari AS secara rahasia, dengan cara yang spektakuler bulan lalu, menghancurkan beberapa helikopter Rusia di dua pangkalan udara.

Meskipun sudah beberapa minggu sejak serangan awal, ancaman terhadap Moskow masih tetap tinggi dan para ahli mengatakan bahwa hal ini menciptakan dilema bagi militer Rusia, yang harus menentukan cara terbaik untuk melindungi asetnya tanpa terlalu membatasi nilai operasionalnya.

Namun seiring dengan kesuksesan varian M39 ATACMS, masih ada seruan agar AS mengirimkan varian jarak jauh dari rudal itu ke militer Ukraina. Dengan integrasi PrSM ke dalam inventaris Pentagon, beberapa orang berpendapat bahwa hal ini dapat mengurangi kekhawatiran mengenai penimbunan.

Dan Rice, Rektor American University Kyiv dan pendukung lama pengiriman munisi tandan ke Ukraina, mengatakan bahwa meskipun PrSM membutuhkan waktu untuk mencapai produksi penuh, putaran pengujian terakhir seharusnya memberikan kepercayaan lebih kepada pengambil keputusan Angkatan Darat untuk menggunakan ATACMS di Ukraina.

“Alasan yang sering dikutip untuk tidak mengirimkan ATACMS dengan jangkauan 186 mil adalah karena tidak banyak persediaan yang tersisa di AS,” kata Rice kepada Business Insider.

“Mengetahui akan datangnya rudal jarak jauh HIMARS generasi berikutnya akan memberikan keyakinan kepada AS” dan sekutunya bahwa mereka dapat mengirimkan ATACMS ke Ukraina dengan mengetahui bahwa mereka pada akhirnya akan menerima PrSM.

Baca Juga: Putin: Jika Bilang Rusia Kalah Perang, Mengapa AS Pasok Rudal ATACMS ke Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS
Rekomendasi
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15—16 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved