Korupsi, Mantan Menteri Keuangan Malaysia Era Mahathir Ditangkap

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 03:35 WIB
loading...
Korupsi, Mantan Menteri...
Mantan Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng, ditangkap atas tuduhan korupsi. Foto/The Edge Markets
A A A
KUALA LUMPUR - Mantan Menteri Keuangan Malaysia , Lim Guan Eng, ditangkap pada hari Kamis (6/8/2020) sehubungan dengan tuduhan korupsi atas proyek terowongan bawah laut senilai USD1,5 miliar, seperti dilaporkan kantor berita negara Bernama.

Dalam sebuah pernyataan, Komisi Anti Korupsi Malaysia mengatakan bahwa Lim akan menghadapi satu dakwaan di pengadilan pada hari ini, Jumat (7/8/2020). Pemimpin senior kelompok oposisi itu akan menghadapi dua dakwaan lainnya pada minggu depan. Namun, komisi anti rasuah itu tidak memberikan komentar terkait penangkapan tersebut seperti dikutip dari Reuters.

Lim ditangkap menyusul penyelidikan atas tuduhan korupsi selama berbulan-bulan terkait proyek terowongan bawah laut di negara bagian Penang, yang ia pimpin sebagai menteri utama dari tahun 2008 hingga penunjukannya sebagai Menteri Keuangan pada tahun 2018.

Pengkritik pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan penyelidikan Lim atas proyek terowongan bawah laut bermotif politik.

Muhyiddin berkuasa lima bulan lalu, setelah runtuhnya koalisi yang dipimpin oleh Mahathir Mohamad , dengan membentuk aliansi dengan partai-partai yang terpilih keluar dari kekuasaan pada pemilu 2018. Pihak oposisi menuduhnya mencuri kekuasaan dengan menyingkirkan koalisi alih-alih mendapatkannya dari kotak suara.(Baca: Mahathir: Pemimpin Partai Pribumi Bersatu Berpaling dari Janji Mereka )

Perdana Menteri memiliki mayoritas dua kursi di parlemen dan ada spekulasi dia mungkin menyerukan pemilu dipercepat karena ketidakpastian yang diciptakan oleh tipisnya kelompok mayoritas.(Baca: Mahathir Dukung Kandidat Baru Perdana Menteri Malaysia )

Lim adalah bagian dari koalisi Mahathir yang runtuh pada Februari sebagian karena ketidaksenangan beberapa mitra koalisi atas kehadiran Partai Aksi Demokratik (DAP) yang dipimpin Lim di tengah keprihatinan publik bahwa koalisi itu tidak berbuat cukup untuk melindungi kepentingan negara mayoritas Melayu.

DAP sendiri didominasi oleh populasi etnis Tionghoa Malaysia.

Lim pernah menghadapi tuduhan korupsi lainnya sebelumnya. Pada 2016, dia dituduh menyalahgunakan kekuasaan, sebuah langkah yang menurut kritikus adalah bagian dari tindakan keras terhadap mereka yang menentang pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak.

Tuduhan itu dibatalkan setelah Najib digulingkan dalam pemilu 2018 oleh Mahathir.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved