Israel Perluas Perang Melawan Hamas ke Gaza Selatan, Sudah 12.300 Warga Palestina Tewas
Minggu, 19 November 2023 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
Ditanya tentang usulan Biden, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada wartawan di Tel Aviv bahwa Otoritas Palestina dalam bentuknya yang sekarang tidak mampu bertanggung jawab atas Gaza. Israel belum mengungkapkan strategi untuk Gaza setelah perang.
Ketika militer Israel berupaya bergerak ke selatan, para pejabat Palestina menuduh tentara Israel mengevakuasi secara paksa sebagian besar staf, pasien, dan pengungsi dari Rumah Sakit al-Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, dan meninggalkan mereka dalam perjalanan berbahaya ke arah selatan dengan berjalan kaki.
Pasukan Israel membantah tuduhan tersebut dan mengatakan evakuasi dilakukan secara sukarela. Juru bicara militer Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan Israel membuka koridor aman bagi warga sipil yang berada di rumah sakit untuk pergi ke selatan, atas permintaan direktur rumah sakit.
Pasukan Israel menyerbu Rumah Sakit al-Shifa di Gaza utara awal pekan ini, dengan mengatakan bahwa bangunan medis itu berdiri di atas pusat komando bawah tanah Hamas.
Serangan Israel di selatan dapat memaksa ratusan ribu warga Palestina yang meninggalkan Kota Gaza di utara untuk mengungsi lagi , bersama dengan penduduk Khan Younis, sebuah kota berpenduduk lebih dari 400.000 jiwa, memperburuk krisis kemanusiaan yang mengerikan.
Konflik tersebut telah menyebabkan dua pertiga dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.
Namun, serangan ke Gaza selatan mungkin terbukti lebih rumit dan mematikan dibandingkan di utara, dengan militan Hamas yang berhasil menguasai wilayah Khan Younis, kata sumber senior Israel dan dua mantan pejabat tinggi rezim Zionis.
Ketika militer Israel berupaya bergerak ke selatan, para pejabat Palestina menuduh tentara Israel mengevakuasi secara paksa sebagian besar staf, pasien, dan pengungsi dari Rumah Sakit al-Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, dan meninggalkan mereka dalam perjalanan berbahaya ke arah selatan dengan berjalan kaki.
Pasukan Israel membantah tuduhan tersebut dan mengatakan evakuasi dilakukan secara sukarela. Juru bicara militer Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan Israel membuka koridor aman bagi warga sipil yang berada di rumah sakit untuk pergi ke selatan, atas permintaan direktur rumah sakit.
Pasukan Israel menyerbu Rumah Sakit al-Shifa di Gaza utara awal pekan ini, dengan mengatakan bahwa bangunan medis itu berdiri di atas pusat komando bawah tanah Hamas.
Serangan Israel di selatan dapat memaksa ratusan ribu warga Palestina yang meninggalkan Kota Gaza di utara untuk mengungsi lagi , bersama dengan penduduk Khan Younis, sebuah kota berpenduduk lebih dari 400.000 jiwa, memperburuk krisis kemanusiaan yang mengerikan.
Konflik tersebut telah menyebabkan dua pertiga dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.
Namun, serangan ke Gaza selatan mungkin terbukti lebih rumit dan mematikan dibandingkan di utara, dengan militan Hamas yang berhasil menguasai wilayah Khan Younis, kata sumber senior Israel dan dua mantan pejabat tinggi rezim Zionis.
(mas)
Lihat Juga :