5 Ketakutan Israel saat Perang Panjang Melawan Hamas di Gaza

Sabtu, 18 November 2023 - 19:19 WIB
loading...
5 Ketakutan Israel saat...
Tentara Israel mempunyai banyak ketakutan dengan perang panjang di Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Israel berisiko menghadapi pemberontakan yang panjang dan berdarah jika mereka mengalahkan Hamas dan menduduki Gaza tanpa rencana pascaperang yang kredibel untuk menarik pasukannya dan bergerak menuju pembentukan negara Palestina.

Sejauh ini belum ada gagasan yang dilontarkan oleh Israel, Amerika Serikat, dan negara-negara Arab mengenai pemerintahan Gaza pascaperang yang berhasil mendapatkan dukungan, menurut dua pejabat AS dan empat pejabat regional serta empat diplomat yang akrab dengan diskusi tersebut, sehingga menimbulkan kekhawatiran. militer Israel mungkin akan terperosok dalam operasi keamanan yang berkepanjangan.

Berikut adalah 5 ketakutan Israel dengan perang panjang melawan Hamas di Gaza.

1. Penguasaan Cepat Gaza yang Cepat, Justru Jadi Momok bagi Israel

5 Ketakutan Israel saat Perang Panjang Melawan Hamas di Gaza

Foto/Reuters

Ketika Israel memperketat kendalinya atas Gaza utara, beberapa pejabat di Washington dan negara-negara Arab khawatir Israel mengabaikan pelajaran dari invasi AS ke Irak dan Afghanistan ketika kemenangan militer yang cepat diikuti oleh militansi yang kejam selama bertahun-tahun.

Jika pemerintahan Hamas di Gaza digulingkan, infrastrukturnya hancur dan perekonomiannya hancur, radikalisasi masyarakat yang marah dapat memicu pemberontakan yang menargetkan pasukan Israel di jalan-jalan sempit di wilayah tersebut, kata para diplomat dan pejabat.

Israel, AS, dan banyak negara Arab sepakat bahwa Hamas harus digulingkan setelah mereka melancarkan serangan lintas batas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang. Namun belum ada konsensus mengenai apa yang harus menggantikannya.

Baca Juga: 7 Kegagalan Israel dalam Menghancurkan Terowongan Gaza

2. Otoritas Palestina Tidak Akan Mampu Memimpin Gaza

5 Ketakutan Israel saat Perang Panjang Melawan Hamas di Gaza

Foto/Reuters

Negara-negara Arab dan sekutu Barat mengatakan bahwa Otoritas Palestina (PA) yang telah direvitalisasi – yang sebagian memerintah Tepi Barat – adalah kandidat yang tepat untuk memainkan peran yang lebih besar di Gaza, yang merupakan rumah bagi sekitar 2,3 juta orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved