Jenderal Inggris Diduga Sembunyikan Bukti Pasukan Khusus SAS Eksekusi Tahanan Afghanistan

Jum'at, 17 November 2023 - 13:07 WIB
loading...
A A A
Laporan tersebut menambahkan bahwa tentara SAS secara rutin membunuh “laki-laki usia tempur", yang didefinisikan sebagai laki-laki berusia 15 tahun ke atas, terlepas dari apakah mereka menimbulkan ancaman atau tidak.

“Dalam satu kasus, disebutkan bahwa sebuah bantal diletakkan di atas kepala seseorang yang dibunuh dengan pistol,” bunyi laporan dalam dokumen tersebut.

Alih-alih menyerahkan bukti-bukti tersebut kepada polisi militer, seperti yang diwajibkan oleh hukum, Jenkins malah menyimpan dokumen-dokumen tersebut dalam folder rahasia dan menguncinya di brankas, setelah memberi pengarahan kepada atasannya, Jenderal Jonathan Page, tentang isinya.

BBC juga mencatat bahwa tentara SAS diduga meletakkan senjata di dekat tubuh warga Afghanistan yang tidak bersenjata sebagai upaya untuk membenarkan pembunuhan tersebut.

Kegagalan untuk mengungkapkan berkas tersebut sebelumnya telah disidangkan di pengadilan, menurut laporan BBC, namun identitas Jenkins dan Page telah dirahasiakan oleh Kementerian Pertahanan Inggris.

Empat tahun setelah dokumen itu dikunci, seorang pengungkap fakta (whistleblower) memberi tahu Polisi Militer Kerajaan Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved