Apakah Israel dan Hamas Hampir Mencapai Kesepakatan tentang Sandera? Berikut 4 Faktanya
Jum'at, 17 November 2023 - 05:50 WIB
loading...
A
A
A
Sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah mengatakan kepada perunding Qatar bahwa mereka bersedia melepaskan hingga 70 wanita dan anak-anak dengan imbalan gencatan senjata selama lima hari.
![Apakah Israel dan Hamas Hampir Mencapai Kesepakatan tentang Sandera? Berikut 4 Faktanya]()
Foto/Reuters
Empat tawanan telah dibebaskan sejauh ini setelah negosiasi melalui saluran diplomatik dengan mediasi dari negara-negara termasuk Qatar dan Mesir.
Pada tanggal 20 Oktober, Hamas membebaskan tawanan pertama – warga negara AS Judith Raanan, 59, dan putrinya, Natalie Raanan, 17 – dengan mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena “alasan kemanusiaan”.
Pada tanggal 23 Oktober, dua wanita Israel – Nurit Cooper, 79, dan Yocheved Lifshitz, 85 – juga dibebaskan.
Menurut militer Israel, orang kelima, seorang tentara, Prajurit Ori Megidish, diselamatkan pada tanggal 30 Oktober dalam serangan darat di Gaza.
Warga negara Rusia, Amerika Serikat, Prancis, Spanyol, Italia, Thailand, Jerman, Argentina dan Belanda diyakini termasuk di antara mereka yang ditahan oleh Hamas. Thailand sedang melakukan pembicaraan dengan Iran dan pemerintah lain untuk menjamin pembebasan 23 warganya yang ditahan di Gaza.
4. Baru 4 Sandera yang Dibebaskan

Foto/Reuters
Empat tawanan telah dibebaskan sejauh ini setelah negosiasi melalui saluran diplomatik dengan mediasi dari negara-negara termasuk Qatar dan Mesir.
Pada tanggal 20 Oktober, Hamas membebaskan tawanan pertama – warga negara AS Judith Raanan, 59, dan putrinya, Natalie Raanan, 17 – dengan mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena “alasan kemanusiaan”.
Pada tanggal 23 Oktober, dua wanita Israel – Nurit Cooper, 79, dan Yocheved Lifshitz, 85 – juga dibebaskan.
Menurut militer Israel, orang kelima, seorang tentara, Prajurit Ori Megidish, diselamatkan pada tanggal 30 Oktober dalam serangan darat di Gaza.
Warga negara Rusia, Amerika Serikat, Prancis, Spanyol, Italia, Thailand, Jerman, Argentina dan Belanda diyakini termasuk di antara mereka yang ditahan oleh Hamas. Thailand sedang melakukan pembicaraan dengan Iran dan pemerintah lain untuk menjamin pembebasan 23 warganya yang ditahan di Gaza.
(ahm)
Lihat Juga :