Gawat! AS Dilaporkan Kehabisan Sistem Pertahanan Udara

Selasa, 14 November 2023 - 04:14 WIB
loading...
A A A
Salah satu konsekuensi yang lebih nyata dari meningkatnya permintaan sistem pertahanan udara jarak jauh, seperti yang diidentifikasi oleh WSJ, adalah keputusan Washington untuk tidak mengirimkan baterai Patriot ke Dubai Airshow, yang dimulai pada hari Senin.

Pentagon berencana menampilkan ketiga elemen utama sistem tersebut, termasuk peluncur, truk radar, dan stasiun komando, namun mengumumkan pengalihan perangkat kerasnya pada akhir Oktober.

Baterai Patriot biasanya memiliki delapan peluncur, meskipun hingga 16 peluncur dapat dihubungkan dengan radar dan stasiun komando yang sama. Pentagon memiliki total 60 baterai, menurut WSJ, beberapa di antaranya dikerahkan secara internasional, dari Jerman hingga Guam dan Korea Selatan. Washington telah mengizinkan beberapa sekutunya untuk membeli sistem tersebut.

Baca Juga: AS Takut Perang Panjang di Gaza Dorong Warga Sipil Gabung Hamas

Dua baterai Patriot, satu disediakan oleh AS dan satu lagi oleh Jerman serta Belanda, dikerahkan di Ukraina awal tahun ini, dengan pengiriman tambahan dijanjikan oleh Berlin. Kemampuan sistem yang dirancang AS menjadi subjek klaim yang saling bertentangan oleh Ukraina dan Rusia pada bulan Mei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Berita Terkini
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved