Netanyahu Tolak Otoritas Palestina Berkuasa di Jalur Gaza

Selasa, 14 November 2023 - 02:26 WIB
loading...
Netanyahu Tolak Otoritas...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/Al Arabiya
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu semakin meragukan masa depan Jalur Gaza , dan menyatakan bahwa Otoritas Palestina dalam bentuknya yang sekarang tidak seharusnya mengambil alih wilayah kantong pesisir tersebut.

Israel telah berjanji untuk menghancurkan kelompok perlawanan Palestina Hamas, yang menguasai Gaza, menyusul serangan lintas batas yang mengejutkan pada tanggal 7 Oktober. Israel telah melancarkan invasi besar-besaran ke wilayah tersebut.

Namun, tidak disebutkan siapa yang harus memerintah wilayah tersebut setelah konflik selesai, dan hanya menyatakan bahwa Israel akan menjaga keamanan secara keseluruhan.

Washington mengatakan Israel tidak dapat menduduki daerah kantong tersebut setelah perang, dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken pekan lalu mengatakan bahwa pemerintahan Gaza harus bersatu kembali dengan Tepi Barat di dekatnya, yang sebagian dikelola oleh Otoritas Palestina.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan pada hari Jumat bahwa Otoritas Palestina dapat memainkan peran di masa depan dalam mengatur Jalur Gaza, namun Netanyahu pada Sabtu malam mengindikasikan bahwa ia tidak ingin penguasa Otoritas Palestina saat ini diberikan kebebasan mengendalikan Gaza.

Baca Juga: Dituding Halangi Rumah Sakit Terima Bahan Bakar dari Israel, Ini Respons Hamas

Pada konferensi pers, Netanyahu mengutarakan keluhannya yang sudah lama mengenai silabus sekolah Otoritas Palestina, yang menurutnya memicu kebencian terhadap Israel, dan kebijakannya dalam memberikan gaji kepada keluarga warga Palestina yang dipenjara di Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved