Anjing Liar Makan Jasad Warga Gaza di RS Al-Shifa, Menkes: Pasien Diusir dengan Ditodong Senjata
Senin, 13 November 2023 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencatat, “Semua wanita hamil dan wanita Ibu hamil dengan kehamilan berisiko tinggi mempunyai risiko yang lebih tinggi, karena mereka tidak dapat menemukan siapa pun yang dapat memberikan perawatan dan layanan medis di Gaza. Setiap wanita yang akan melahirkan tidak akan menemukan siapa pun yang memberikan layanan medis apa pun kepadanya.”
“Orang yang sakit dan terluka tidak dapat mencapai Kompleks Medis Al-Shifa, dan banyak di antara mereka yang kehilangan nyawa… Sementara itu, staf medis di dalam Rumah Sakit Al-Shifa tidak dapat berpindah antar departemen dan gedung di kompleks medis tersebut, ketika pesawat tak berawak Israel menembaki semua orang yang bergerak di dalam kompleks,” ungkap pernyataan menkes Palestina.
Baca juga: Hamas Berencana Lancarkan Pukulan Bersejarah Tahap Kedua pada Israel
“Bahaya lain yang mengancam kehidupan pasien dan timbulnya bencana kesehatan adalah ketidakmampuan tim medis menguburkan 100 orang syuhada yang jenazahnya mulai membusuk di halaman rumah sakit, dan anjing liar memakan beberapa dari mereka, menurut kesaksian staf medis yang hadir di sana, selain limbah medis yang terkumpul di dalam departemen,” papar dia.
“Pasien kembali terluka saat menerima perawatan di Al-Shifa akibat pemboman kompleks medis oleh pendudukan (Israel), yang berdampak pada sumur air, stasiun oksigen, gerbang kompleks dan fasilitas lainnya, sementara stok darah (yang disumbangkan) di dalam departemen-departemen tersebut rusak karena pemadaman listrik, dan tim medis tidak dapat lagi memberikan unit darah kepada orang sakit dan terluka yang mengalami pendarahan,” ungkap dia.
“Orang yang sakit dan terluka tidak dapat mencapai Kompleks Medis Al-Shifa, dan banyak di antara mereka yang kehilangan nyawa… Sementara itu, staf medis di dalam Rumah Sakit Al-Shifa tidak dapat berpindah antar departemen dan gedung di kompleks medis tersebut, ketika pesawat tak berawak Israel menembaki semua orang yang bergerak di dalam kompleks,” ungkap pernyataan menkes Palestina.
Baca juga: Hamas Berencana Lancarkan Pukulan Bersejarah Tahap Kedua pada Israel
“Bahaya lain yang mengancam kehidupan pasien dan timbulnya bencana kesehatan adalah ketidakmampuan tim medis menguburkan 100 orang syuhada yang jenazahnya mulai membusuk di halaman rumah sakit, dan anjing liar memakan beberapa dari mereka, menurut kesaksian staf medis yang hadir di sana, selain limbah medis yang terkumpul di dalam departemen,” papar dia.
“Pasien kembali terluka saat menerima perawatan di Al-Shifa akibat pemboman kompleks medis oleh pendudukan (Israel), yang berdampak pada sumur air, stasiun oksigen, gerbang kompleks dan fasilitas lainnya, sementara stok darah (yang disumbangkan) di dalam departemen-departemen tersebut rusak karena pemadaman listrik, dan tim medis tidak dapat lagi memberikan unit darah kepada orang sakit dan terluka yang mengalami pendarahan,” ungkap dia.
Lihat Juga :