Soal Laut China Selatan, Malaysia Tak Mau Terseret Konflik AS vs China
Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
“Jika kita mengikuti narasi dan menyerah pada tekanan adidaya, potensi bagi negara-negara ASEAN untuk membungkuk dan memihak negara-negara tertentu akan tinggi. Saat menghadapi adidaya besar, kita harus bersatu, sebagai satu blok, sehingga kekuatan kita akan disinergikan secara efektif," ujarnya.
Hishammuddin mencatat bahwa sengketa wilayah Malaysia di Laut China Selatan tidak hanya dengan China tetapi ada juga klaim yang tumpang tindih dengan sesama negara ASEAN seperti Filipina, Vietnam dan Brunei.
“Jika ASEAN pecah, dan Malaysia sendiri tidak mampu melawan AS dan China, peluang terbaik kami adalah jika ASEAN tetap solid. Untuk menyelesaikan masalah Laut China Selatan dengan China, kita harus memastikan bahwa solidaritas ASEAN kuat dan kita tetap bersatu sebagai satu blok," imbuh dia yang dilansir Channel News Asia.
Dia menambahkan bahwa dia akan mengangkat masalah ini pada panggilan telepon yang dijadwalkan dengan rekannya dari China pada Rabu malam, dan kemudian dalam sebuah diskusi dengan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo pada hari Kamis (6/8/2020).
China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan , tetapi ada juga klaim yang tumpang tindih oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.
Washington dan sekutunya juga menentang klaim teritorial Beijing. (Baca juga: Jet-jet Tempur China Berkeliaran 10 Jam di Atas Laut China Selatan )
Hishammuddin mencatat bahwa sengketa wilayah Malaysia di Laut China Selatan tidak hanya dengan China tetapi ada juga klaim yang tumpang tindih dengan sesama negara ASEAN seperti Filipina, Vietnam dan Brunei.
“Jika ASEAN pecah, dan Malaysia sendiri tidak mampu melawan AS dan China, peluang terbaik kami adalah jika ASEAN tetap solid. Untuk menyelesaikan masalah Laut China Selatan dengan China, kita harus memastikan bahwa solidaritas ASEAN kuat dan kita tetap bersatu sebagai satu blok," imbuh dia yang dilansir Channel News Asia.
Dia menambahkan bahwa dia akan mengangkat masalah ini pada panggilan telepon yang dijadwalkan dengan rekannya dari China pada Rabu malam, dan kemudian dalam sebuah diskusi dengan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo pada hari Kamis (6/8/2020).
China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan , tetapi ada juga klaim yang tumpang tindih oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.
Washington dan sekutunya juga menentang klaim teritorial Beijing. (Baca juga: Jet-jet Tempur China Berkeliaran 10 Jam di Atas Laut China Selatan )
Lihat Juga :