Termasuk Israel, Negara-negara Ini Menolak Gencatan Senjata di Jalur Gaza

Sabtu, 11 November 2023 - 13:55 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, AS telah mengerahkan dua kapal induk ke wilayah tersebut – serta sistem pertahanan rudal untuk mendukung pasukan AS di sana. Biden juga menyatakan keinginannya untuk meningkatkan anggaran bantuan Israel hingga jutaan dolar.

3. Inggris


Seperti AS, pemerintah Inggris tidak mendukung gencatan senjata dalam jangka pendek – dan mendukung solusi dua negara dalam jangka panjang.

Baik Perdana Menteri Rishi Sunak maupun pemimpin oposisi Sir Keir Starmer mendapat tekanan besar dari anggota partai mereka sendiri untuk mengubah sikap mereka terhadap gencatan senjata.

Puluhan ribu orang menghadiri demonstrasi pro-Palestina di London dan kota-kota lain untuk memprotes posisi Inggris.

Namun Sunak mengatakan "prinsip pertama dan paling penting adalah bahwa Israel mempunyai hak untuk membela diri berdasarkan hukum".

Dia juga memecat anggota parlemen Peterborough, Paul Bristow, setelah dia menolak menarik garis batas dan menyerukan gencatan senjata “permanen” di Gaza.

Mengenai mengapa ia tidak mendukung gencatan senjata, Sir Keir mengatakan hal itu akan “meninggalkan Hamas dengan infrastruktur dan kemampuan untuk melakukan serangan seperti yang kita lihat pada tanggal 7 Oktober.

"Serangan masih berlangsung. Sandera yang seharusnya dibebaskan masih ditahan. Hamas akan semakin berani dan segera bersiap menghadapi kekerasan di masa depan."

4. Eropa


Uni Eropa tidak dapat menyetujui seruan gencatan senjata dan malah menganjurkan jeda kemanusiaan.

Meskipun Prancis, Spanyol, Portugal, dan Irlandia mendukung resolusi PBB untuk gencatan senjata, Italia, Jerman, dan Islandia tidak ikut serta dalam resolusi PBB mengenai hal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved