Israel Bertekad Rebut Jalur Gaza untuk Bangun Kanal Ben Gurion dan Saingi Terusan Suez?
Rabu, 08 November 2023 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Kanal Ben Gurion rencananya akan dibangun mulai dari ujung Selatan di Teluk Aqaba, melalui kota pelabuhan Eilat di Israel di perbatasan Israel dan Yordania, melalui Lembah Arabah sejauh sekitar 100 km antara Pegunungan Negev dan Dataran Tinggi Yordania dan membelok ke Barat sebelum cekungan Laut Mati dan Laut Mati yang berada 430,5 meter (1.412 kaki) di bawah permukaan laut, dan melewati lembah di Pegunungan Negev, lalu mengarah ke Utara lagi untuk mengelilingi Jalur Gaza dan terhubung dengan Laut Mediterania.
Nah, disinilah kabar upaya Israel merebut Jalur Gaza dikaitkan dengan rencana rezim Zionis membangun Kanal Ben Gurion.
Daripada terusan itu dibangun memutari Jalur Gaza yang akan lebih panjang, maka kanal itu bisa lebih pendek jika melintasi wilayah yang dikuasai Hamas.
Baca juga: Netanyahu: Israel akan Punya Kontrol Keamanan Tanpa Batas di Gaza
Artinya, Israel harus merebut Jalur Gaza dari Hamas untuk memastikan jalur terusan itu memiliki jarak yang lebih pendek dari rencana awal, dan kapal-kapal tak perlu mengitari wilayah Gaza.
Tak hanya itu, pada bulan Juli 1963, Departemen Energi Amerika Serikat dan Laboratorium Nasional Lawrence Livermore membuat dokumen rahasia yang menguraikan rencana untuk menggunakan 520 ledakan nuklir yang terkubur untuk membantu proses penggalian melalui perbukitan di Gurun Negev. Dokumen tersebut dideklasifikasi pada tahun 1993.
Nah, disinilah kabar upaya Israel merebut Jalur Gaza dikaitkan dengan rencana rezim Zionis membangun Kanal Ben Gurion.
Daripada terusan itu dibangun memutari Jalur Gaza yang akan lebih panjang, maka kanal itu bisa lebih pendek jika melintasi wilayah yang dikuasai Hamas.
Baca juga: Netanyahu: Israel akan Punya Kontrol Keamanan Tanpa Batas di Gaza
Artinya, Israel harus merebut Jalur Gaza dari Hamas untuk memastikan jalur terusan itu memiliki jarak yang lebih pendek dari rencana awal, dan kapal-kapal tak perlu mengitari wilayah Gaza.
Tak hanya itu, pada bulan Juli 1963, Departemen Energi Amerika Serikat dan Laboratorium Nasional Lawrence Livermore membuat dokumen rahasia yang menguraikan rencana untuk menggunakan 520 ledakan nuklir yang terkubur untuk membantu proses penggalian melalui perbukitan di Gurun Negev. Dokumen tersebut dideklasifikasi pada tahun 1993.
Lihat Juga :