Dior Ganti Bella Hadid yang Pro-Palestina dengan Model Israel, Netizen Serukan Boikot
Rabu, 08 November 2023 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menlu Retno: Demi Perempuan dan Anak Palestina, Kekejaman Israel Harus Dihentikan
Dalam postingan Instagram pada tanggal 26 Oktober, dia mengatakan nomor teleponnya telah bocor secara online, menyebabkan dia menerima “ratusan ancaman pembunuhan” setiap hari.
Menulis dalam postingan Instagram pertamanya setelah deklarasi perang, Hadid bersumpah untuk tidak terintimidasi.
Dia menjelaskan, “Rakyat dan anak-anak Palestina, khususnya di Gaza, tidak bisa membiarkan kita diam. Kami tidak berani, mereka berani.”
Model tersebut menekankan dia berduka atas keluarga Israel yang kehilangan orang yang dicintai pada tanggal 7 Oktober, serta penduduk Gaza yang mengalami “trauma generasi” di luar krisis yang terjadi saat ini.
“Penting untuk memahami betapa sulitnya menjadi orang Palestina, di dunia yang melihat kami hanya sebagai teroris yang menentang perdamaian,” tulis dia, menggambarkan penderitaan keluarganya selama Nakba, pengusiran paksa 750.000 warga Palestina dari tanah rumah mereka pada tahun 1948 oleh para pendiri negara Israel.
Dalam postingan Instagram pada tanggal 26 Oktober, dia mengatakan nomor teleponnya telah bocor secara online, menyebabkan dia menerima “ratusan ancaman pembunuhan” setiap hari.
Menulis dalam postingan Instagram pertamanya setelah deklarasi perang, Hadid bersumpah untuk tidak terintimidasi.
Dia menjelaskan, “Rakyat dan anak-anak Palestina, khususnya di Gaza, tidak bisa membiarkan kita diam. Kami tidak berani, mereka berani.”
Model tersebut menekankan dia berduka atas keluarga Israel yang kehilangan orang yang dicintai pada tanggal 7 Oktober, serta penduduk Gaza yang mengalami “trauma generasi” di luar krisis yang terjadi saat ini.
“Penting untuk memahami betapa sulitnya menjadi orang Palestina, di dunia yang melihat kami hanya sebagai teroris yang menentang perdamaian,” tulis dia, menggambarkan penderitaan keluarganya selama Nakba, pengusiran paksa 750.000 warga Palestina dari tanah rumah mereka pada tahun 1948 oleh para pendiri negara Israel.
Lihat Juga :