Sosok Pemimpin Hamas Yahya Sinwar yang Dijuluki Orang Mati Berjalan oleh Israel

Selasa, 07 November 2023 - 14:38 WIB
loading...
Sosok Pemimpin Hamas...
Yahya Sinwar, pemimpin Hamas di Gaza yang dijuluki orang mati berjalan oleh Israel. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Militer Israel menyebut pemimpin Hamas Yahya Sinwar sebagai “orang mati yang berjalan”. Dia masuk daftar petinggi Hamas yang paling dicari militer dan intelijen Zionis sejak perang besar pecah 7 Oktober.

“Dia memilih untuk mengirim tukang jagal ke kamar tidur kami untuk membunuh bayi kami,” kata juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner kepada NBC News.

"Dan ketika mereka memilih untuk menyerang Israel, mereka menandatangani surat kematian mereka sendiri. Orang mati sedang berjalan. Kami akan membahasnya secara langsung," ujarnya.

Baca Juga: Misteri Mohammed Deif: Genius Rancang Operasi Badai al-Aqsa ke Israel, Dijuluki Bernyawa 9

Yahya Sinwar, yang bertanggung jawab atas pemerintahan sehari-hari di Gaza, diyakini Israel sedang bersembunyi di terowongan labirin yang digunakan oleh militan Hamas di Gaza untuk menyembunyikan senjata, pejuang dan sandera.

Namun dia telah menjadi buronan jauh sebelum militan Hamas melancarkan serangan dahsyat 7 Oktober ke Israel selatan, yang menewaskan lebih dari 1.400 orang dan ratusan lainnya diculik.

Sosok Yahya Sinwar


Lahir di kamp pengungsi Gaza pada awal 1960-an, Sinwar bergabung dengan Hamas setelah kelompok tersebut didirikan pada tahun 1987.

Dia mendapatkan reputasi atas keberaniannya setelah dia dilaporkan membantu membentuk pasukan keamanan dalam negeri kelompok militan tersebut. Itu menurut profil dirinya yang dibuat oleh lembaga think tank European Council Foreign Relations (ECFR).

Dia ditangkap oleh Israel hanya dua tahun kemudian dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena perannya dalam membunuh tentara Israel dan kolaborator Palestina.

Namun berada di balik jeruji besi tidak menghalanginya untuk naik pangkat di kelompok Hamas, dan hal itu juga memberinya kesempatan untuk belajar berbicara bahasa Ibrani–bahasa musuh-musuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved