Tillerson: AS Punya 'Saluran Langsung' ke Pyongyang

Sabtu, 30 September 2017 - 23:43 WIB
Tillerson: AS Punya...
Tillerson: AS Punya 'Saluran Langsung' ke Pyongyang
A A A
BEIJING - Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson, mengatakan bahwa AS memiliki jalur komunikasi langsung ke Korea Utara (Korut). Tujuan utamanya adalah untuk menenangkan situasi dalam kebuntuan internasional mengenai program senjata nuklir negara tersebut.

"Kami sedang menyelidiki, jadi nantikanlah," jawab Tillerson menanggapi sebuah pertanyaan di sebuah konferensi pers di Beijing tentang apakah Korut benar-benar ingin berbicara sebelum menyelesaikan program pengembangan senjata mereka.

"Kami bertanya, 'Apakah Anda ingin berbicara?' Kami memiliki jalur komunikasi dengan Pyongyang. Kami tidak dalam situasi gelap atau tidak sadar. Kami memiliki beberapa saluran langsung ke Pyongyang. Kami bisa berbicara dengan mereka. Kami berbicara dengan mereka. Langsung melalui saluran kami sendiri," terangnya seperti dikutip dari CNN, Sabtu (30/9/2017).

Tillerson juga mengatakan bahwa tujuan pemerintah AS sehubungan dengan Korut adalah perdamaian dan stabilitas.

"Kami telah menjelaskan bahwa kami berharap dapat menyelesaikan ini melalui pembicaraan," katanya, menekankan tujuan utamanya adalah sebuah resolusi damai.

"Saya pikir tindakan paling cepat yang kita butuhkan adalah menenangkan segalanya. Mereka sedikit kepanasan saat ini, dan saya pikir kita perlu menenangkan mereka terlebih dahulu," tambah Tillerson.

Ketika ditanya apakah itu termasuk mengencangkan retorika Presiden Donald Trump yang berapi-api, Tillerson berkata: "Saya pikir seluruh situasi sedikit terlalu panas saat ini. Saya pikir semua orang ingin agar dia tenang," ujar Tillerson.

"Jelas, ini akan membantu jika Korea Utara akan berhenti menembaki misil. Itu akan menenangkan banyak hal," katanya.

Tillerson berada di Beijing untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan Menteri Luar Negeri Wang Yi untuk membahas Korut dan isu lainnya, serta meletakkan dasar bagi kunjungan Trump ke China pada awal November mendatang.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Laporan PBB: Kapal-kapal...
Laporan PBB: Kapal-kapal Korut Langgar Sanksi di Perairan China
Berita Terkini
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
19 menit yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
41 menit yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
54 menit yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved