Hamas: Perang Ini Pertarungan antara Kemanusiaan dan Neo-Nazi

Jum'at, 03 November 2023 - 10:31 WIB
loading...
Hamas: Perang Ini Pertarungan...
Tim memadamkan api saat mereka melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di bawah puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kamp Nuseirat, Deir al Balah, Gaza pada 31 Oktober 2023. Foto/Mustafa Hassona/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh, mengatakan perang yang dilancarkan Israel melawan Palestina di Jalur Gaza adalah “pertempuran yang menentukan” antara dua poros; orang-orang yang mencintai kebebasan dan keadilan, dan mereka yang menyukai rasisme dan fasisme.

“Ini adalah pertempuran yang menentukan antara mereka yang percaya pada toleransi, perdamaian dan hidup berdampingan secara budaya dengan neo-Nazi yang didukung kekuatan kolonial yang menginjak-injak semua nilai demi kepentingan mereka sendiri,” ujar mantan perdana menteri Palestina tersebut.

“Pada hari ke-26 perjuangan heroik ini, ketika rakyat kami berdiri teguh dalam menghadapi perang pemusnahan yang dilancarkan neo-Nazi, kami menegaskan bahwa kami mengagumi ketabahan yang legendaris meskipun banyak sekali yang menjadi martir dan terluka,” papar dia.

Haniyeh mencontohkan “pembantaian brutal” di kamp pengungsi Jabaliya, Nuseirat, Al-Shati dan Al-Fallujah. “Atau lebih tepatnya, pembantaian di seluruh Jalur Gaza yang tercinta,” tegas dia.

Dia menjelaskan sebelum perang, Hamas telah memperingatkan semua pihak bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemerintahan “fasis”-nya akan terus menyerang Masjid Al-Aqsa dan tempat-tempat suci Islam dan Kristen; membangun pemukiman ilegal; dan membiarkan para pemukim membuat kekacauan, perusakan, dan pembunuhan di wilayah tersebut.

“Ledakan akan datang, hal itu tidak dapat dihindari. Kita harus berupaya mengekang penjahat ini (Netanyahu) dan kelompoknya. Sayangnya, tidak ada yang mendengarkan seruan kami, dan sekutu (Netanyahu) terus mendukung dan mendorong kebijakan rasisnya,” tegas dia.

Baca juga: AS Meremehkan Ancaman Serangan Hizbullah terhadap Israel

Pejabat Hamas mengulangi peringatannya bahwa Netanyahu siap membakar seluruh wilayah dan sekitarnya untuk menyelamatkan dirinya sendiri dan para ekstremis di sekitarnya.

Hamas, menurut dia, telah mengatakan kepada mediator tentang perlunya mengakhiri “pembantaian dan genosida”.

Gerakan Hamas telah memberikan mereka visi komprehensif yang dimulai dengan menghentikan agresi kriminal dan membuka penyeberangan; membuat kesepakatan pertukaran tahanan; dan membuka jalur politik menuju pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya dan hak untuk menentukan nasib sendiri.

“Namun, Netanyahu menunda-nunda dan menipu para pendengarnya dengan janji-janji palsu yang kami tidak akan izinkan dia penuhi,” pungkas dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved