Tentara Israel Sudah Kepung Kota Gaza, tapi Hamas Masih Memiliki Serangkaian Kejutan

Jum'at, 03 November 2023 - 05:02 WIB
loading...
A A A
Di Khan Younis, di selatan Jalur Gaza, Rafif Abu Ziyada yang berusia sembilan tahun mengatakan dia minum air kotor dan mengalami sakit perut serta sakit kepala.

“Tidak ada gas untuk memasak, tidak ada air, kami tidak makan enak. Kami jadi sakit,” katanya. “Ada sampah di tanah dan seluruh tempat tercemar.”

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berangkat ke Timur Tengah setelah mengatakan dia akan membahas langkah-langkah konkret untuk meminimalkan kerugian terhadap warga sipil di Gaza.

Lebih dari sepertiga dari 35 rumah sakit di Gaza tidak berfungsi, dan banyak di antaranya diubah menjadi kamp pengungsi darurat.

“Situasinya sudah melampaui bencana,” kata badan amal Bantuan Medis untuk Palestina, menggambarkan koridor yang padat dan banyak petugas medis yang kehilangan dan kehilangan tempat tinggal.

“Kami tetap yakin bahwa rakyat Palestina berada pada risiko besar terjadinya genosida,” kata tujuh pelapor khusus PBB dalam sebuah pernyataan di Jenewa.

“Kami menuntut gencatan senjata kemanusiaan untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.”

Juru bicara keamanan nasional AS John Kirby mengatakan pada hari Kamis bahwa jeda kemanusiaan yang bersifat sementara dan bersifat lokal tidak akan menghalangi Israel untuk mempertahankan diri.

“Apa yang kami coba lakukan adalah menjajaki gagasan mengenai jeda sebanyak mungkin yang diperlukan untuk terus menyalurkan bantuan dan terus berupaya mengeluarkan orang-orang dengan selamat, termasuk para sandera,” katanya kepada wartawan dalam sebuah pengarahan.

Dalam pertemuannya di Israel dan Yordania pada hari Jumat, Blinken mengatakan dia juga akan membahas masa depan Gaza dan meletakkan dasar bagi negara Palestina di masa depan.



Perang terbaru dalam konflik yang telah berlangsung puluhan tahun ini dimulai ketika pejuang Hamas menerobos perbatasan pada 7 Oktober. Israel mengatakan mereka membunuh 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera lebih dari 240 orang pada hari paling mematikan dalam 75 tahun sejarah Israel. .

Pemboman Israel terhadap daerah kantong kecil Palestina yang berpenduduk 2,3 juta orang telah menewaskan sedikitnya 9.061 orang.

Sementara itu, Penyeberangan Rafah dari Gaza ke Mesir dibuka untuk evakuasi terbatas pada hari kedua berdasarkan kesepakatan yang ditengahi Qatar yang bertujuan untuk membiarkan beberapa pemegang paspor asing, tanggungan mereka dan beberapa warga Gaza yang terluka keluar dari wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved