AS dan Israel Pertimbangkan Pasukan Multinasional Awasi Gaza Jika Hamas Kalah Perang

Rabu, 01 November 2023 - 10:27 WIB
loading...
AS dan Israel Pertimbangkan...
Warga Palestina mencari korban di lokasi serangan Israel terhadap rumah-rumah warga di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, 31 Oktober 2023. Foto/REUTERS/Fadi Whadi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Israel sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk menangani kemungkinan konflik di Gaza jika Hamas kalah perang.

“Beberapa pertimbangan itu termasuk menempatkan daerah kantong tersebut di bawah pengawasan sementara PBB atau mengerahkan pasukan multinasional untuk menjaga keamanan,” ungkap laporan Bloomberg News mengutip sejumlah sumber.

Laporan tersebut mengatakan pada Selasa (31/10/2023) bahwa kehadiran pasukan multinasional di Gaza dapat mencakup angkatan bersenjata dari Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Perancis, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Namun, menurut laporan tersebut, Presiden AS Joe Biden yakin pengerahan sekelompok kecil pasukan AS ke Gaza bisa berisiko secara politik.

Amerika Serikat masih belum mengambil keputusan apakah mereka akan kembali mengirim pasukan AS ke Gaza untuk membantu menjaga keamanan di wilayah itu jika Hamas kalah, menurut laporan itu.

“Diskusi mengenai rencana untuk Gaza, jika Israel berhasil menyingkirkan Hamas, masih dalam tahap awal dan terbuka terhadap banyak perubahan,” ungkap laporan itu.

Para pejabat AS, menurut laporan itu, meyakini opsi-opsi ini terlalu dini atau tidak mungkin terjadi

Baca juga: FBI Ketakutan Pecah Serangan yang Diilhami Hamas di Amerika Serikat

Sebelumnya pada Selasa, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pengambilalihan pemerintahan dan keamanan Gaza oleh Otoritas Palestina akan “paling masuk akal” setelah konflik saat ini dengan Israel berakhir.

Dia menambahkan, membiarkan Hamas atau Israel menguasai Gaza bukanlah pilihan.

Selain itu, diplomat tertinggi AS tersebut mengatakan jika Otoritas Palestina tidak memungkinkan, dia menyarankan agar ada pengaturan pemerintahan dan keamanan sementara yang dipimpin oleh negara-negara lain di kawasan atau badan-badan internasional, namun pada akhirnya, perlu ada kesepakatan dua negara.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved