Bela Korsel dari Ancaman Korut, AS Harus Kerahkan 100 Senjata Nuklir
Rabu, 01 November 2023 - 03:07 WIB
loading...
A
A
A
“(Pemimpin Korea Utara) Kim Jong-un tampaknya merencanakan kekuatan setidaknya 300 hingga 500 senjata nuklir,” klaim penulis penelitian tersebut, yang menunjukkan bahwa Pyongyang dapat menembus ambang batas 300 senjata pada sekitar tahun 2030 seperti dikutip dari RT, Rabu (1/11/2023).
Laporan tersebut menyatakan bahwa kemampuan nuklir Korut saat ini termasuk senjata yang dapat membunuh sekitar 2 juta orang jika diluncurkan ke negara tetangganya di selatan. Pyongyang mempunyai ambisi untuk menggunakan persenjataan nuklirnya untuk menguji tekad Washington terhadap aliansinya dengan Seoul, tambahnya, juga menuduh bahwa Korut berharap untuk mendominasi Korsel tanpa harus menyerangnya.
Lebih lanjut mereka merekomendasikan sebuah proses untuk menekan Korut agar mengalah dalam program senjata nuklirnya dengan menyimpan beberapa senjata AS di Korsel untuk tujuan simbolis dan operasional, dan menempatkan seluruh atau sebagian senjata nuklir di kapal selam rudal balistik AS yang beroperasi di Pasifik untuk menargetkan Korut.
Pada bulan April, Presiden AS Joe Biden dan Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol, menandatangani Deklarasi Washington, yang berisi persetujuan AS untuk memperluas kemitraan pencegahan militernya dengan Seoul di tengah meningkatnya uji coba rudal balistik Korut.
Baca Juga: Korea Utara: Pesawat Pengebom Nuklir AS Akan Jadi Target Pertama!
Laporan tersebut menyatakan bahwa kemampuan nuklir Korut saat ini termasuk senjata yang dapat membunuh sekitar 2 juta orang jika diluncurkan ke negara tetangganya di selatan. Pyongyang mempunyai ambisi untuk menggunakan persenjataan nuklirnya untuk menguji tekad Washington terhadap aliansinya dengan Seoul, tambahnya, juga menuduh bahwa Korut berharap untuk mendominasi Korsel tanpa harus menyerangnya.
Lebih lanjut mereka merekomendasikan sebuah proses untuk menekan Korut agar mengalah dalam program senjata nuklirnya dengan menyimpan beberapa senjata AS di Korsel untuk tujuan simbolis dan operasional, dan menempatkan seluruh atau sebagian senjata nuklir di kapal selam rudal balistik AS yang beroperasi di Pasifik untuk menargetkan Korut.
Pada bulan April, Presiden AS Joe Biden dan Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol, menandatangani Deklarasi Washington, yang berisi persetujuan AS untuk memperluas kemitraan pencegahan militernya dengan Seoul di tengah meningkatnya uji coba rudal balistik Korut.
Baca Juga: Korea Utara: Pesawat Pengebom Nuklir AS Akan Jadi Target Pertama!
Lihat Juga :