5 Taktik Israel dalam Invasi Darat ke Gaza, Salah Satunya Tidak Masuk Lebih dari 2 Km

Selasa, 31 Oktober 2023 - 19:03 WIB
loading...
A A A
Pendekatan yang dilakukan sejauh ini berbeda dari serangan-serangan sebelumnya di Gaza, wilayah yang sebagian besar merupakan wilayah perkotaan yang dihuni 2,3 juta orang yang menjadi sasaran serangan Israel pada tahun 2008, 2014 dan pada tahun 2021 terhadap Hamas dan Jihad Islam, yang bersumpah akan menghancurkan Israel.

Pada tahun 2008, pasukan militer Israel memasuki wilayah pembangunan dengan kekuatan besar, sehingga mendorong Hamas untuk mundur dan terlibat secara berkala.

Pasukan militer Israel sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh pembangunan besar-besaran di wilayah Gaza dan bahayanya pengiriman pasukan dalam jumlah besar.

Untuk menggarisbawahi risiko ini, pada tahun 2008, Israel kehilangan sembilan tentara dalam serangannya. Pada tahun 2014, jumlah korban tewas melonjak menjadi 66 orang.

Sejak 7 Oktober, 315 tentara Israel telah terbunuh, sebagian besar dari mereka tewas dalam serangan awal Hamas, menurut data terbaru yang dirilis oleh militer Israel.

Baca Juga: 4 Akar Permasalahan Perang Israel-Hamas di Gaza, Salah Satunya Terlalu Banyak Negara yang Terlibat

5. Tidak Masuk ke Gaza Lebih dari 2 Km

5 Taktik Israel dalam Invasi Darat ke Gaza, Salah Satunya Tidak Masuk Lebih dari 2 Km

Foto/Reuters

Ben Milch, yang merupakan komandan Korps Teknik Tempur pada tahun 2014 dan bertugas menghancurkan terowongan, mengatakan misi mereka pada saat itu adalah tidak memasuki jaringan lebih dari dua kilometer.

“Jika kami hanya perlu menghancurkan puluhan terowongan, tantangan saat ini adalah ratusan terowongan dan jarak berkilo-kilometer, serta benteng bawah tanah nyata yang dibangun Hamas,” katanya kepada Reuters.

Membersihkan terowongan juga dilanda kesulitan lain termasuk penyanderaan serta pengambilan keputusan apakah akan menutup lubang ventilasi.

“Menurut pendapat saya, itulah sebabnya IDF (militer Israel) mengambil pendekatan yang metodis dan lebih lambat untuk memastikan bahwa mereka menutupi seluruh pangkalan mereka dan memastikan bahwa mereka menghilangkan terowongan saat mereka bergerak, sehingga mereka tidak akan melakukan apa pun. disergap dari belakang, dari samping dan sebagainya," kata Milch.

“Kami tidak ingin kehilangan tentara, jadi kami akan melakukannya perlahan-lahan, dan kami akan memastikan bahwa kami meminimalkan korban jiwa sebaik mungkin.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved