5 Fakta Raja Faisal, Penguasa Arab Saudi yang Membela Palestina hingga Akhir Hidupnya
Selasa, 31 Oktober 2023 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Pada 1930, Raja Abdulaziz menunjuk Faisal sebagai menteri luar negeri. Beberapa kali, ia melakukan kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara lain.
Tak hanya di politik, Faisal juga pernah memimpin operasi militer yang dilakukan Arab Saudi. Misalnya saat Perang Saudi-Yaman tahun 1934 yang berakhir manis dengan kemenangan.
Saat ayahnya wafat, sang kakak naik takhta. Setelahnya, ia pun menempati posisi Pangeran Mahkota.
Beberapa waktu berselang, Faisal juga diangkat menjadi Perdana Menteri Arab Saudi.
Baca Juga: Pasukan Elite Israel yang Terjebak di Terowongan Gaza Jadi Sasaran Empuk Hamas
Selama kepemimpinannya, Raja Faisal dikenal cukup berani. Tak hanya bagi negaranya, kebijakannya ini juga mencakup pandangannya terhadap dunia luar.
Tak hanya di politik, Faisal juga pernah memimpin operasi militer yang dilakukan Arab Saudi. Misalnya saat Perang Saudi-Yaman tahun 1934 yang berakhir manis dengan kemenangan.
Saat ayahnya wafat, sang kakak naik takhta. Setelahnya, ia pun menempati posisi Pangeran Mahkota.
Beberapa waktu berselang, Faisal juga diangkat menjadi Perdana Menteri Arab Saudi.
Baca Juga: Pasukan Elite Israel yang Terjebak di Terowongan Gaza Jadi Sasaran Empuk Hamas
3. Jadi Raja Arab Saudi
Saat menjabat Perdana Menteri Arab Saudi, Faisal beberapa kali bersitegang dengan Raja Saud. Mendapat lebih banyak dukungan, ia melenggang sebagai jadi Raja Arab Saudi pada 1964.Selama kepemimpinannya, Raja Faisal dikenal cukup berani. Tak hanya bagi negaranya, kebijakannya ini juga mencakup pandangannya terhadap dunia luar.
Lihat Juga :