4 Fakta Republik Dagestan, Wilayah di Rusia yang Paling Anti-Israel

Selasa, 31 Oktober 2023 - 17:37 WIB
loading...
4 Fakta Republik Dagestan,...
Dagestan dikenal sebagai pendukung Palestina yang sangat anti-Israel. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Dua puluh orang terluka ketika ratusan pengunjuk rasa anti- Israel pada Minggu (29/10/2023) menyerbu sebuah bandara di wilayah Dagestan Rusia sebelum pasukan keamanan menutup bandara dan membubarkan para demonstran.

Berikut adalah 4 fakta tentang Dagestan, republik yang mayoritas penduduknya Muslim di Rusia, yang pernah mengalami gelombang kekerasan di masa lalu.

1. Memiliki 40 Etnis Berbeda

4 Fakta Republik Dagestan, Wilayah di Rusia yang Paling Anti-Israel

Foto/Reuters

Melansir Reuters, sebuah wilayah pegunungan di bagian timur Kaukasus Utara, Dagestan adalah wilayah yang paling beragam secara etnis dan bahasa di Rusia dan merupakan rumah bagi setidaknya 40 etnis yang berbeda.

Sebagian dari dari republik di Federasi Rusia, populasi Dagestan adalah sekitar 3,2 juta jiwa.

Baca Juga: Rugi Rp3,9 Triliun per Hari, Israel Akan Bangkrut karena Menggempur Hamas

2. Kaya Minyak dan Gas Bumi

4 Fakta Republik Dagestan, Wilayah di Rusia yang Paling Anti-Israel

Foto/Reuters

Kadang-kadang dikenal sebagai Gunung Bahasa, atau Gunung Kebangsaan - dengan beberapa kelompok nasional yang menempati tidak lebih dari satu atau dua desa.

Ibu kotanya, Makhachkala, di pesisir Laut Kaspia Rusia, ditaklukkan oleh tentara Kekaisaran Rusia pada abad ke-19 dan berfungsi sebagai pelabuhan perdagangan utama pada masa pra-revolusioner. Saat ini, Dagestan adalah saluran pipa minyak dan gas utama, yang membentang dari Laut Kaspia ke jantung wilayah Rusia.

3. Pernah Satu Dekade Berperang Melawan Rusia

4 Fakta Republik Dagestan, Wilayah di Rusia yang Paling Anti-Israel

Foto/Reuters

Selama hampir satu dekade hingga tahun 2017, pasukan keamanan Rusia memerangi pemberontakan bersenjata yang dilakukan oleh sejumlah kelompok militan Islam di Dagestan, negara tetangga Chechnya dan Ingushetia.

Dagestan adalah tempat kelahiran pejuang Islam legendaris Imam Shamil, yang melawan kekuasaan Rusia selama 25 tahun pada abad ke-19. Banyak jalan dan tempat diberi nama menurut namanya.


4. Terdapat 3.000 Masjid

4 Fakta Republik Dagestan, Wilayah di Rusia yang Paling Anti-Israel

Foto/Reuters

Mayoritas penduduk Dagestan adalah Muslim Sunni.

Islam masuk ke Rusia saat ini melalui kota kuno Derbent di selatan Dagestan, ketika orang-orang Arab membawa agama ini setidaknya 1.000 tahun yang lalu.

Setelah putus asa di bawah komunisme, Islam di Dagestan berkembang pesat. Republik ini memiliki sekitar 3.000 masjid, lembaga Islam, dan sekolah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Shuttle Open 2026 Sajikan...
Shuttle Open 2026 Sajikan Duel Para Legenda
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved