Sudah Bunuh 8.000 Orang, AS Bebaskan Israel Gunakan Senjata Amerika Semaunya di Gaza

Selasa, 31 Oktober 2023 - 09:58 WIB
loading...
A A A
"Ini adalah perang. Ini adalah pertempuran. Ini berdarah. Ini buruk, dan akan menjadi berantakan. Dan warga sipil yang tidak bersalah akan dirugikan di masa depan," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby pada konferensi pers pekan lalu.

"Saya harap saya dapat memberi tahu Anda sesuatu yang berbeda. Saya berharap hal itu tidak terjadi. Namun kenyataannya—ini akan terjadi."

Undang-undang AS menetapkan bahwa bantuan keamanan tidak dapat diberikan kepada negara mana pun yang pemerintahnya terus-menerus melakukan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia yang diakui secara internasional, namun istilah yang digunakan agak kabur dan memungkinkan penafsiran yang fleksibel.

Josh Paul, mantan direktur Kantor Urusan Kongres dan Masyarakat serta Biro Urusan Politik-Militer di Departemen Luar Negeri AS, pensiun di tengah dukungan AS untuk Israel setelah serangan Hamas dan mengkritik tanggapan pemerintahan Joe Biden terhadap konflik tersebut.

Dia mengatakan kepada PBS baru-baru ini bahwa proses peninjauan bantuan kemanusiaan untuk Israel pada dasarnya tidak ada.

“Ada proses pemeriksaan Leahy untuk Israel,” katanya.

"Tidak pernah ada unit Israel yang dinyatakan bersalah atas pelanggaran berat hak asasi manusia. Ini adalah sistem yang rusak."

Setelah serangan Hamas terhadap Israel dan perang berikutnya melawan militan di Gaza, AS telah berulang kali menyatakan bahwa mereka mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved