3 Dukungan untuk Ganjar-Mahfud dari Luar Negeri

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 20:18 WIB
loading...
3 Dukungan untuk Ganjar-Mahfud...
Ganjar-Mahfud mendapatkan dukungan luas dari luar negeri. Foto/Sindonews
A A A
JAKARTA - Mendekati masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dukungan terhadap Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD semakin berdatangan. Termasuk, dari para Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Dukungan masyarakat tentu sangat benting bagi Ganjar-Mahfud yang akan bersaing dalam kontestasi pilpres mendatang. Tidak terlepas, suara para WNI yang berada di negara lain.

Usai deklarasi resmi pasangan calon (paslon) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, beberapa kelompok WNI di berbagai negara besar mendeklarasikan dukungan mereka.

Berikut ini dukungan WNI untuk Ganjar-Mahfud dari tiga negara besar:

1. Amerika Serikat

Dukungan untuk Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Amerika Serikat (AS), datang dari Komuntas Indonesia yang berada di Negeri Paman Sam tersebut.

Dukungan terhadap Ganjar-Mahfud mereka ungkapkan dengan membacakan sumpah pemuda saat menggelar 'USA for Ganjar Mahfud'. Bahkan, deklarasi ini konon telah dilakukan di lebih dari 20 kota di AS.

“Kami mendeklarasikan dukungan secara serentak untuk pasangan Ganjar-Mahfud dan disiarkan beberapa menit lepas ditetapkannya Pak Mahfud sebagai pasangan Mas Ganjar," ujar Daniel Fu, salah satu anggota USA for Ganjar Mahfud, pada Jum’at (27/10/2023).

Daniel menambahkan, “USA for Ganjar Mahfud” ingin mempertegas komitmennya dalam mendukung Ganjar-Mahfud sebagai pemimpin yang dipercaya menjalankan amanah UUD 1945 dengan jujur, adil, dan berintegritas.

Deklarasi ini juga disampaikan beriringan dengan perayaan Hari Sumpah Pemuda dan ulang tahun Ganjar Pranowo yang ke 55. Daniel berharap, semangat kesatuan dan persatuan yang menjadi nilai Sumpah Pemuda, dapat diimplementasikan pada Pemilu 2024.

2. Hong Kong

Di Hong Kong, sebanyak 500 WNI pekerja menggelar deklarasi dukungan dalam upaya pemenangan nasional Ganjar Pranowo di Victoria Park, Couseway Bay Hong Kong, pada Senin (23/10/2023).

Ketua Tim Pemenangan Ganjar Hong Kong, Michale Cheng mengungkapkan, deklarasi diikuti oleh 18 organisasi relawan.

“Kami yakin jika Ganjar Pranowo akan meraih suara terbanyak di Hong Kong. Para Sahabat Ganjar berjanji akan mendukung kebijakan dan program yang diusung Ganjar Pranowo demi kesejahteraan buruh migran,” ungkap Michale Cheng pada kesempatan itu.

Michale kemudian mengimbuhkan, dukungan WNI dari berbagai profesi di Hong Kong untuk Ganjar Pranowo sudah dinyatakan sejak bulan Juli lalu. Mayoritas pendukung berlatar belakang pekerja migran, budayawan, seniman, serta mahasiswa.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ganjar Tak Lagi Kenakan Baju Garis Putih-Hitam yang Didesain Jokowi

3. Australia

Dukungan untuk Ganjar-Mahfud juga muncul di Australia. Mereka tergabung dalam jejaring relawan Ganjar yaitu, Ganjarist, Kasmaran Ganjar dan GP-Link. Mereka mengadakan deklarasi dukungan di sekitar pusat kota Sydney akhir pekan lalu, tepatnya di Harbour Lawn di Royal Botanic Gardens, New South Wales.

Kolaborasi ini merupakan kegiatan kedua sejak ketiga jaringan terintegrasi awal bulan lalu. Mereka semakin rapat untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres mendatang.

Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh verifikator Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) Ganjar-Mahfud, Hj Siti Mariani S.Sos MM.

Dia menyemangati para relawan dalam pidatonya. sekaligus juga membagikan kaos Ganjar dan stiker dari TKRPP.

"Saya mewakili TKRPP menyampaikan beribu terimakasih tak terhingga kepada seluruh relawan Ganjar di Australia atas gerakan dukungan yang luar biasa untuk pemenangan Ganjar-Mahfud sebagai pimpinan nasional," ungkap Siti Mariani dalam kesempatan tersebut.

Dukungan dari WNI di berbagai negara ini menunjukan popularitas Ganjar-Mahfud bagi masyarakat diaspora Indonesia. Suara WNI yang berada di luar negeri tentunya akan sangat penting dalam membantu meraih kemenangan dalam Pilpresmendatang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved