AS Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III ke Samudra Pasifik

Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:46 WIB
loading...
AS Tembakkan Rudal Balistik...
Komando Serangan Global Angkatan Udara meluncurkan rudal balistik antarbenua Minuteman III di Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg, California, Selasa (4/8/2020). Foto US Air Force/Senior Airman Hanah Abercrombie
A A A
CALIFORNIA - Amerika Serikat (AS) menembakkan sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III yang tanpa hulu ledak dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg, California ke Samudra Pasifik. Uji coba misil ini berlangsung Selasa dini hari waktu Amerika.

Angkatan Udara AS dalam pengumumannya mengatakan ICBM Minuteman III diluncurkan pada pukul 00.21 dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California. Misil melesat 6.700 kilometer (4.200 mil) di atas Samudera Pasifik sebelum mendarat di laut dekat Kepulauan Marshall.

"Tes ini menunjukkan bahwa pencegah nuklir Amerika Serikat aman, terjamin, andal, dan efektif," bunyi pernyataan Angkatan Udara Amerika, seperti dikutip AFP, Rabu (5/8/2020).

"Penerbang...berada di atas pesawat E-6 Angkatan Laut AS untuk menunjukkan keandalan dan efektivitas sistem kendali peluncuran di udara," lanjut pernyataan tersebut. (Baca: Jet-jet Tempur China Berkeliaran 10 Jam di Atas Laut China Selatan )

Komandan Skuadron Tes Penerbangan 576, Kolonel Omar Colbert, menekankan pentingnya uji coba misil antarbenua ini."Minuteman III berusia 50 tahun, dan peluncuran uji lanjutan sangat penting," katanya.

"Pesan keamanan nasional yang terlihat ini berfungsi untuk meyakinkan sekutu kita dan mencegah potensi agresor," ujarnya.

Angkatan Udara menambahkan bahwa uji coba peluncuran ICBM Minuteman III bukan respons atau reaksi terhadap peristiwa dunia atau ketegangan regional yang saat ini terjadi.

Minuteman III telah menjadi satu-satunya rudal surface-to-air di gudang senjata nuklir AS sejak 2005. Ia dipasang di pangkalan-pangkalan militer di Wyoming, North Dakota, dan Montana.

Sedangkan rudal nuklir Trident dikerahkan di kapal selam AS. Pesawat pembom strategis AS juga membawa perangkat senjata nuklir.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
7 Fakta Terbaru Tarif...
7 Fakta Terbaru Tarif Impor 32 Persen Trump untuk Indonesia, dari Penyebab hingga Produk Terdampak
Rekomendasi
Melinda Kenang Momen...
Melinda Kenang Momen Menegangkan saat Mengungkap Ingin Bercerai dari Bill Gates
9 Peristiwa Bersejarah...
9 Peristiwa Bersejarah di Bulan Syawal, Nomor Terakhir Kelahiran Ahli Hadis Terbesar Umat Islam
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
Berita Terkini
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
45 menit yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
2 jam yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
8 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
10 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
11 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved