Netanyahu Akui IDF Gagal Tangani Serangan Hamas yang Tewaskan 1.400 Orang Israel

Kamis, 26 Oktober 2023 - 08:18 WIB
loading...
Netanyahu Akui IDF Gagal...
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akui militer Israel gagal tangani serangan mengejutkan Hamas pada 7 Oktober yang tewaskan lebih dari 1.400 orang Israel. Foto/REUTERS/Maya Alleruzzo
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, untuk pertama kalinya, mengaku bertanggung jawab atas kegagalan militer Israel dalam menangani serangan mengejutkan dari Hamas pada 7 Oktober.

Serangan Hamas, yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa, telah menewaskan lebih dari 1.400 orang di Israel.

“Kegagalan ini harus diselidiki sampai tingkat terakhir. Semua orang harus memberikan jawaban,” katanya.

“Termasuk diri saya sendiri," katanya lagi, seperti dikutip The Jerusalem Post, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga: Serangan Kilat Spektakuler Hamas ke Israel Bikin Citra Mossad Runtuh Seketika

Pengakuan tersebut disampaikan pada hari ke-19 perang Israel-Hamas, setelah Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan petinggi militer lainnya mengakui salah satu kegagalan militer terbesar sejak pembentukan negara tersebut.

“Warga Israel, 7 Oktober adalah hari kelam dalam sejarah kami, namun masalah akuntabilitas hanya bisa terjadi setelah perang usai," kata Netanyahu.

“Sebagai perdana menteri saya bertanggung jawab untuk mengamankan masa depan negara ini, dan sekarang peran saya adalah memimpin Negara Israel dan rakyatnya menuju kemenangan telak atas musuh-musuh kita," paparnya.

“Sekarang adalah waktunya untuk menggabungkan kekuatan demi satu tujuan: maju menuju kemenangan,” imbuh Netanyahu.

Pemerintah Israel akan menetapkan hari berkabung resmi di seluruh negeri, untuk memperingati pembantaian 7 Oktober. Netanyahu juga mengumumkan hal itu pada Rabu malam.

Netanyahu berbicara dalam pidato publik di mana dia menjanjikan invasi darat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk mengusir Hamas dari Gaza. Namun dia tidak memberikan tanggal mulainya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Wall Street Journal melaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah menekan Israel untuk menunda invasi darat di Gaza.

“Kami sedang mempersiapkan untuk masuk ke darat. Saya tidak akan merinci kapan, bagaimana dan berapa banyak, atau serangkaian pertimbangan yang kami pertimbangkan, yang sebagian besar tidak diketahui publik sama sekali—dan memang seharusnya demikian,” kata Netanyahu.

Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada wartawan di Washington bahwa dia telah menunjukkan kepada Netanyahu mengenai kebijaksanaan menunda invasi darat untuk melihat apakah dia bisa menjamin pembebasan para sandera terlebih dahulu.

“Saya telah mengindikasikan bahwa jika memungkinkan untuk mengeluarkan orang-orang tersebut dengan selamat, itulah yang harus dia lakukan,” kata Biden.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved