Sandera Mengaku Diperlakukan Baik Oleh Hamas, Israel Kecewa Berat

Kamis, 26 Oktober 2023 - 02:19 WIB
loading...
Sandera Mengaku Diperlakukan...
Yocheved Lifshitz, salah seorang sandera yang dibebaskan oleh Hamas mengaku mendapat perlakuan yang baik oleh kelompok militan itu selama ditawan. Foto/NPR
A A A
TEL AVIV - Para pejabat Israel dilaporkan kecewa dengan pernyataan yang dibuat oleh salah seorang sandera Israel yang dibebaskan oleh Hamas . Perempuan berusia 85 tahun itu menggambarkan pengalamannya selama disandera oleh Hamas karena dia belum siap sebelum wawancara langsung.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Selasa, Yocheved Lifshitz, mengatakan bahwa dia dipukuli pada tanggal 7 Oktober ketika militan Hamas menyerbu Israel dan menangkap warga sipil, tetapi kemudian mereka memperlakukannya dengan “lembut,” dan meminta dokter memeriksanya selama dua minggu penahanannya di daerah kantong Palestina itu.

Mengutip sumber-sumber Israel, Kan News milik negara Zionis itu melaporkan bahwa mengizinkan Lifshitz untuk membuat pernyataan langsung adalah sebuah kesalahan, dan menambahkan bahwa mereka tidak yakin apakah ada orang yang melakukan “diskusi awal” dengannya mengenai masalah ini seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga: Hamas Bebaskan 2 Sandera Lagi setelah Mediasi Mesir-Qatar

Lifshitz, adalah salah satu dari dua perempuan yang dibebaskan pada hari Senin – 220 sandera masih disandera oleh Hamas. Dia dibebaskan bersama sandera lainnya, Nuri Yitzhak (79).

Suami Lifshitz dikabarkan hilang dan diduga ditahan oleh Hamas di Jalur Gaza, meski belum bisa dikonfirmasi.

Sambil duduk di kursi roda, dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia dibawa melalui jaringan terowongan seperti jaring laba-laba di Gaza, menurut Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved