China Resmi Memiliki Kapal Selam Bertenaga Nuklir yang Ditakuti AS dan Aliansinya
Rabu, 25 Oktober 2023 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Kekuatan Militer China, dari 500 Hulu Ledak Nuklir hingga 300 Rudal Antarbenua
Kapal selam USS Florida menembakkan 93 Tomahawk terhadap pertahanan udara Libya pada tahun 2011 – serangan tempur pertama dari SSGN AS dan sebuah peristiwa yang menurut atase militer regional telah dipelajari dengan cermat oleh para ahli strategi China.
Beberapa analis mengatakan angkatan laut PLA akan bersemangat untuk mengerahkan kapal-kapal tersebut sebagai senjata tambahan melawan kapal induk serta platform serangan darat, yang memungkinkan serangan dari jarak yang jauh lebih besar dibandingkan armada kapal selam serang yang lebih kecil.
Laporan tersebut mencatat bahwa tiga SSGN baru dapat beroperasi pada tahun depan, sebagai bagian dari perluasan armada kapal selamnya – baik bertenaga nuklir dan diesel – yang dapat berjumlah 65 kapal pada tahun 2025.
Kementerian pertahanan China tidak menanggapi pertanyaan dari Reuters.
Konfirmasi ini muncul di tengah perlombaan senjata kapal selam yang semakin intensif ketika China membangun generasi baru kapal bersenjata nuklir sebagai bagian dari kekuatan pencegahannya yang terus berkembang.
Upaya untuk melacak kapal selam China di laut adalah salah satu pendorong utama peningkatan pengerahan dan perencanaan darurat oleh Angkatan Laut AS dan militer lainnya di kawasan Indo-Pasifik.
Kapal selam USS Florida menembakkan 93 Tomahawk terhadap pertahanan udara Libya pada tahun 2011 – serangan tempur pertama dari SSGN AS dan sebuah peristiwa yang menurut atase militer regional telah dipelajari dengan cermat oleh para ahli strategi China.
Beberapa analis mengatakan angkatan laut PLA akan bersemangat untuk mengerahkan kapal-kapal tersebut sebagai senjata tambahan melawan kapal induk serta platform serangan darat, yang memungkinkan serangan dari jarak yang jauh lebih besar dibandingkan armada kapal selam serang yang lebih kecil.
Laporan tersebut mencatat bahwa tiga SSGN baru dapat beroperasi pada tahun depan, sebagai bagian dari perluasan armada kapal selamnya – baik bertenaga nuklir dan diesel – yang dapat berjumlah 65 kapal pada tahun 2025.
Kementerian pertahanan China tidak menanggapi pertanyaan dari Reuters.
Konfirmasi ini muncul di tengah perlombaan senjata kapal selam yang semakin intensif ketika China membangun generasi baru kapal bersenjata nuklir sebagai bagian dari kekuatan pencegahannya yang terus berkembang.
Upaya untuk melacak kapal selam China di laut adalah salah satu pendorong utama peningkatan pengerahan dan perencanaan darurat oleh Angkatan Laut AS dan militer lainnya di kawasan Indo-Pasifik.
Lihat Juga :