China Resmi Memiliki Kapal Selam Bertenaga Nuklir yang Ditakuti AS dan Aliansinya

Rabu, 25 Oktober 2023 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Pakar keamanan yang berbasis di Singapura, Collin Koh, mengatakan SSGN adalah kemampuan baru yang penting bagi angkatan laut China.

Dengan persenjataan inti yang diharapkan berupa rudal jelajah, “hal ini berpotensi memungkinkan mereka untuk melakukan serangan darat dan anti-kapal dalam jarak yang sangat dekat”, katanya, yang akan mempersulit perhitungan strategis oleh pesaing China.

“Saya juga berharap China belajar dari pengalaman Rusia dalam menggunakan mereka untuk mengancam kapal induk AS – dengan SSGN, Anda dapat melancarkan serangan dalam jarak yang sangat jauh, tidak seperti kapal selam serang pada umumnya yang memiliki pilihan senjata yang lebih terbatas, dan itu adalah sebuah keuntungan nyata,” kata Koh, dari S. Rajaratnam School of International Studies.

Penelitian yang dibahas di US Naval War College pada bulan Mei mencatat bahwa PLA hampir mencapai terobosan dalam membuat kapal selam bertenaga nuklirnya jauh lebih senyap dan lebih sulit dilacak oleh AS dan sekutunya.

Namun, beberapa diplomat dan analis mengatakan bahwa tidak jelas apakah terobosan tersebut telah dimasukkan ke dalam SSGN yang baru diluncurkan. Peningkatan ini diharapkan terjadi pada kapal bertenaga nuklir yang diluncurkan sebelum akhir dekade ini.

“Kecuali mereka yakin akan adanya perbaikan, kita dapat memperkirakan angkatan laut PLA akan berhati-hati dalam mengerahkan kapal selam mereka,” kata atase militer Asia yang melacak kekuatan kapal selam China.

Atase tersebut menolak disebutkan namanya karena sensitifnya masalah ini. “Tapi kita tahu kekuatan kapal selam adalah prioritas Xi Jinping, dan ini adalah satu lagi tanda bahwa mereka akan mencapai tujuan tersebut.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Pemimpin Iran Mojtaba...
Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?
Rekomendasi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Kemahalan, FIFA Masih...
Kemahalan, FIFA Masih Kesulitan Jual Tiket Final Piala Dunia 2026
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved