Takut Dibunuh AS, Kim Jong-un Sewa 10 Bodyguard Eks Agen KGB

Minggu, 27 Agustus 2017 - 00:36 WIB
Takut Dibunuh AS, Kim...
Takut Dibunuh AS, Kim Jong-un Sewa 10 Bodyguard Eks Agen KGB
A A A
TOKYO - Kim Jong-un, pemimpin muda Korea Utara (Korut) merasa takut akan dibunuh Amerika Serikat (AS) termasuk dengan senjata canggih. Dia dilaporkan menyewa sekitar sepuluh mantan agen KGB Soviet sebagai bodyguard untuk melindunginya.

Laporan itu dipublikasikan media Jepang, Asahi Shinbum semalam (26/8/2017) mengutip sumber yang mengetahui internal Pyongyang. Sepuluh mantan agen KGB itu juga disewa untuk melatih para pengawal Kim Jong-un dalam mendeteksi dan merespons serangan teroris.

Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) merupakan badan keamanan utama Uni Soviet yang didirikan tahun 1954 sebelum akhirnya bubar seiring dengan runtuhnya Soviet pada tahun 1991. KGB selama ini dianggap seperti badan intelijen utama layaknya CIA Amerika Serikat (AS).

Sumber tersebut mengatakan kepada Asahi Shinbum bahwa Kim sangat takut dengan sistem senjata canggih AS, seperti pesawat Eagle Gray yang akan dioperasikan AS di Korea Selatan pada tahun 2018 nanti.

Namun, tidak jelas bagaimana pengawal anti-terorisme bisa melindungi Kim untuk melawan pesawat tak berawak di langit jika menghujani bom.

Menurut sumber tersebut, sekitar sepuluh mantan agen KGB diundang ke Pyongyang pada bulan Februari 2017. Para pejabat Korut, lanjut dia, sangat tertarik untuk menjaga Kim Jong-un dari upaya pembunuhan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Pyongyang telah prihatin dengan rencana militer AS dan CIA untuk membentuk sebuah divisi yang secara eksklusif menangani kegiatan intelijen di Korea Utara.

Dalam sebuah pernyataan pada Mei 2017 lalu, Korut menuduh Badan Intelijen Nasional Korea Selatan atau NIS bekerja sama dengan CIA dalam merencanakan pembunuhan terhadap Kim Jong-un dengan melibatkan pembunuh bayaran asal Korut.

Kemudian, pada bulan Juni 2017, NIS mengeluarkan sebuah laporan ke Majelis Nasional Korea Selatan bahwa Kim Jong-un telah mengurangi penampilan publik karena khawatir terhadap upaya pembunuhan terhadap dirinya.
(mas)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
14 menit yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
38 menit yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
59 menit yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
1 jam yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
3 jam yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
4 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved