Israel Membabi Buta, Anak-anak Jalur Gaza Tulis Namanya di Tubuh Agar Mudah Diidentifikasi
Selasa, 24 Oktober 2023 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
Leo Cans, kepala misi di Yerusalem untuk kelompok yang juga dikenal sebagai Medecins Sans Frontieres, mengatakan kepada CNN pada hari Senin bahwa berkurangnya pasokan berarti operasi bedah dilanjutkan tanpa dosis narkotika yang tepat, tanpa dosis morfin yang tepat.
“Dalam hal manajemen nyeri, hal itu tidak terjadi. Saat ini kami memiliki orang-orang yang dioperasi tanpa morfin. Itu hanya terjadi pada dua anak,” ujar Cans.
“Kami mempunyai banyak anak yang sayangnya termasuk di antara korban luka, dan saya sedang berdiskusi dengan salah satu ahli bedah kami, yang menerima anak berusia 10 tahun kemarin, mengalami luka bakar di 60% permukaan tubuhnya, dan dia tidak mendapatkan obat penghilang rasa sakit,” ungkapnya.
“Tidak ada pembenaran sama sekali untuk memblokir obat-obatan penting ini untuk menjangkau masyarakat,” tegas Cans.
Ia juga mengakui adanya laporan “mengerikan” bahwa orang tua di Gaza terpaksa menuliskan nama anak-anak mereka di anggota badan mereka jika mereka atau anak-anak mereka terbunuh. Dia menambahkan bahwa rekan-rekannya mengatakan kepadanya bahwa keluarga-keluarga tersebut tidur di kamar yang sama karena mereka ingin hidup bersama atau mati bersama.
Baca Juga: Ingin Cari Informasi tentang Sandera, Militer Israel Luncurkan Serangan Militer ke Gaza tapi Gagal
“Dalam hal manajemen nyeri, hal itu tidak terjadi. Saat ini kami memiliki orang-orang yang dioperasi tanpa morfin. Itu hanya terjadi pada dua anak,” ujar Cans.
“Kami mempunyai banyak anak yang sayangnya termasuk di antara korban luka, dan saya sedang berdiskusi dengan salah satu ahli bedah kami, yang menerima anak berusia 10 tahun kemarin, mengalami luka bakar di 60% permukaan tubuhnya, dan dia tidak mendapatkan obat penghilang rasa sakit,” ungkapnya.
“Tidak ada pembenaran sama sekali untuk memblokir obat-obatan penting ini untuk menjangkau masyarakat,” tegas Cans.
Ia juga mengakui adanya laporan “mengerikan” bahwa orang tua di Gaza terpaksa menuliskan nama anak-anak mereka di anggota badan mereka jika mereka atau anak-anak mereka terbunuh. Dia menambahkan bahwa rekan-rekannya mengatakan kepadanya bahwa keluarga-keluarga tersebut tidur di kamar yang sama karena mereka ingin hidup bersama atau mati bersama.
Baca Juga: Ingin Cari Informasi tentang Sandera, Militer Israel Luncurkan Serangan Militer ke Gaza tapi Gagal
(ian)
Lihat Juga :