Wali Kota Venesia: Lari Teriak 'Allahu Akbar', Ditembak dalam 3 Langkah

Jum'at, 25 Agustus 2017 - 00:08 WIB
Wali Kota Venesia: Lari...
Wali Kota Venesia: Lari Teriak 'Allahu Akbar', Ditembak dalam 3 Langkah
A A A
RIMINI - Wali Kota Venesia atau Venice, Italia, Luigi Brugnaro, mengancam akan menembak setiap orang yang lari sambil meneriakkan “Allahu Akbar” di tempat umum. Dia mengatakan, orang yang berteriak tersebut akan ditembak dalam tiga langkah.

Ancaman itu disampaikan dalam sebuah konferensi wali kota di Kota Rimini, kawasan pantai Adriatik.

”Jika seseorang berteriak Allahu Akbar saat berlari melintasi St Mark Square, kami akan menembaknya. Setahun yang lalu, saya mengatakan (ditembak) setelah empat langkah, sekarang saya katakan setelah tiga,” kata Brugnaro yang dilansir Corriere Della Sera.

Ancaman itu muncul setelah marak aksi terorisme di Eropa yang mengatasnamakan agama, di mana pelaku serangan kerap meneriakkan takbir atau Allahu Akbar saat beraksi.

”Kami menangkap empat teroris di Venesia yang ingin meledakkan Jembatan Rialto.Tapi kami akan mengirim mereka langsung ke Tuhan tanpa harus melakukan tindakan jahat sebelumnya,” ujar Brugnaro, mengacu pada rencana serangan teror yang digagalkan pada bulan Maret tahun ini.

”Tidak seperti di Barcelona, di mana mereka tidak memiliki perlindungan, kami menjaga penjaga kami tetap siaga tinggi. Kami tidak menantang siapapun. Kami mengirim pesan dukungan kepada pasukan polisi yang harus tahu bahwa kami ada di pihak mereka,” katanya.

Wali Kota Florence Dario Nardella yang ikut konferensi merespons ancaman itu dengan membuat lelucon. Dia tiba-tiba berteriak “Allahu Akbar” di ruang konferensi yang memicu tawa para delegasi yang berkumpul.

Lelucon itu terekam kamera dan menyebar di media Italia. Nardella dikritik keras, terlebih lelucon itu terjadi setelah serangan teror di Barcelona, Spanyol, yang menewaskan beberapa orang.

Nardella akhirnya meminta maaf melalui sebuah pernyataan di Facebook. ”Saya mohon maaf atas beberapa ungkapan dalam video online. Bukan niat saya untuk menyinggung siapapun, tidak sedikit pun pada komunitas Muslim, juga tidak bercanda tentang agamanya, atau untuk membangkitkan kejadian tragis akhir-akhir ini,” tulis dia, yang dikutip dari IB Times, Jumat (25/8/2017).
(mas)
Berita Terkait
Lubang Misterius Telan...
Lubang Misterius Telan Sejumlah Kendaraan Di Napoli, Italia
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Mengintip Jersey Anyar...
Mengintip Jersey Anyar Inter Milan
Bos Mafia yang Ditakuti...
Bos Mafia yang Ditakuti Tertangkap, Italia Semringah
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
10 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
2 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
2 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
3 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
9 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
11 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved