Korea Utara: Pesawat Pengebom Nuklir AS Akan Jadi Target Pertama!

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Awal tahun ini, Presiden Joe Biden mengatakan militer AS akan meningkatkan “visibilitas rutin” aset-aset militer strategis di semenanjung, dengan harapan bahwa langkah tersebut akan meningkatkan “pencegahan” terhadap Korea Utara.

Segera setelah itu, Pentagon mengirimkan kapal selam rudal balistik nuklir ke Korea Selatan untuk pertama kalinya sejak tahun 1981, yang juga menuai kecaman keras dari Korea Utara.

Pyongyang mencatat bahwa mereka menyusun doktrin senjata nuklir baru ke dalam undang-undang pada bulan September lalu, menyatakan bahwa perolehan bom tersebut “tidak dapat diubah”, dan mengizinkan penggunaan senjata nuklir untuk pertama kalinya jika serangan musuh “dinilai akan segera terjadi”.

“Waktu ketika Amerika Serikat memegang 'monopoli' atas hak untuk melakukan serangan pendahuluan telah berakhir,” lanjut pernyataan pemerintah Korut, seraya menambahkan bahwa pengerahan B-52 minggu ini adalah langkah militer serius dari serangan pendahuluan nuklir yang ditujukan pada penghapusan fisik negara Korea Utara.

Korea Utara telah meningkatkan uji coba rudal dalam beberapa tahun terakhir, dan bersikeras bahwa itu hanyalah tindakan defensif. AS, Jepang, dan Korea Selatan berpendapat bahwa tindakan tersebut ilegal menurut hukum internasional dan meningkatkan ketegangan di kawasan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved