Giliran Gereja Ortodoks Gaza Dibombardir Israel, 8 Orang Meninggal
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 06:55 WIB
loading...
Gereja Saint Porphyrius di Gaza hancur dibombardir Israel pada Kamis (19/10/2023) malam. Foto/via Anadolu
A
A
A
GAZA - Israel telah membombardir sebuah gereja Ortodoks Yunani di Gaza, Palestina, semalam. Sebanyak delapan orang meninggal dan puluhan lainnya terluka dalam serangan udara ini.
Gereja Saint Porphyrius di lingkungan al-Zaytoun, Gaza, tersebut menjadi korban terbaru invasi militer Zionis Israel.
Sebelumnya, beberapa masjid, sekolah, dan fasilitas medis telah hancur diserang militer Zionis selama perang besar dengan kelompok Hamas di Gaza.
Kantor berita WAFA pada Jumat (20/10/2023) melaporkan wanita dan anak-anak termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan terhadap Gereja Saint Porphyrius.
Baca Juga: OKI Kecam Kekebalan Israel dalam Perang Gaza
Menurut laporan tersebut jumlah korban tewas bisa bertambah mengingat banyaknya korban luka akibat pengeboman Israel.
Laporan WAFA, yang mengutip sumber-sumber di lapangan, mengatakan bahwa pengeboman tersebut menyebabkan runtuhnya gedung Dewan Pengurus Gereja, yang menampung sejumlah keluarga Palestina, baik Kristen maupun Muslim, yang mengungsi di gereja di tengah berlanjutnya serangan udara Zionis.
Gereja Saint Porphyrius di lingkungan al-Zaytoun, Gaza, tersebut menjadi korban terbaru invasi militer Zionis Israel.
Sebelumnya, beberapa masjid, sekolah, dan fasilitas medis telah hancur diserang militer Zionis selama perang besar dengan kelompok Hamas di Gaza.
Kantor berita WAFA pada Jumat (20/10/2023) melaporkan wanita dan anak-anak termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan terhadap Gereja Saint Porphyrius.
Baca Juga: OKI Kecam Kekebalan Israel dalam Perang Gaza
Menurut laporan tersebut jumlah korban tewas bisa bertambah mengingat banyaknya korban luka akibat pengeboman Israel.
Laporan WAFA, yang mengutip sumber-sumber di lapangan, mengatakan bahwa pengeboman tersebut menyebabkan runtuhnya gedung Dewan Pengurus Gereja, yang menampung sejumlah keluarga Palestina, baik Kristen maupun Muslim, yang mengungsi di gereja di tengah berlanjutnya serangan udara Zionis.
Lihat Juga :