Kepala Polisi Israel Ancam Demonstran Pro-Palestina Akan Dikirim ke Gaza

Kamis, 19 Oktober 2023 - 14:45 WIB
loading...
Kepala Polisi Israel...
Kepala polisi Israel, Kobi Shabtai, mengancam pendukung Palestina akan dikirim ke Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Tak semua warga Israel mendukung kekejaman negara Zionis tersebut di Gaza. Banyak warga Israel juga menolak kekerasan yang dilakukan pemerintahannya.

Dikarenakan warga Israel yang menolak invasi dan serangan ke Gaza kerap menggelar aksi unjuk rasa, Kepala polisi Israel, Kobi Shabtai, mengatakan tidak akan ada toleransi sama sekali terhadap protes yang mendukung Gaza di Israel. Dia mengancam akan mengirim demonstran anti-perang ke daerah kantong Palestina yang terkepung yang telah dibombardir Israel setiap hari selama hampir dua minggu.

Komentar Shabtai muncul dalam video yang diposting di saluran TikTok polisi Israel pada hari Selasa (17/10/2023). Media Israel mengangkatnya pada Rabu (18/10/2023) setelah polisi membubarkan unjuk rasa di Haifa untuk mendukung Gaza, dan menangkap enam orang.

“Siapapun yang ingin menjadi warga negara Israel, selamat datang,” kata Shabtai, dilansir Al Jazeera. “Siapa pun yang ingin mengidentifikasi diri dengan Gaza dipersilakan. Saya akan memasukkannya ke dalam bus menuju ke sana sekarang.”

Baca Juga: Mengapa AS Terlibat Perang Rusia-Ukraina serta Israel-Hamas?

Dalam video pendek tersebut, Shabtai juga mengatakan “tidak ada toleransi terhadap hasutan apa pun… tidak akan ada izin untuk melakukan protes”.

Dia mengatakan bahwa Israel “dalam keadaan perang… kami tidak berada dalam situasi di mana kami akan membiarkan berbagai macam orang datang dan menguji kami”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved