5 Alasan Iran Gencar Membantu Palestina Melawan Israel

Rabu, 18 Oktober 2023 - 14:58 WIB
loading...
A A A
“Kami akan tetap bersama mujahidin Palestina sampai pembebasan Palestina dan Al-Quds,” kata mantan kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tersebut.

Ribuan orang turun ke jalan-jalan Teheran pada Sabtu pekan lalu malam untuk merayakan "Operasi Badai al-Aqsa" Hamas terhadap Israel yang menewaskan 1.400 orang.


5 Alasan Iran Gencar Bantu Palestina Melawan Israel


Ada beberapa alasan mengapa Iran begitu gencar membantu Palestina, terutama kepada faksi-faksi perlawanan di Gaza, dalam melawan Israel.

1. Faktor Ideologi dan Solidaritas


Pemerintah Iran telah lama mendukung perjuangan Palestina dengan alasan ideologi dan pandangan politik.

Iran adalah negara mayoritas Muslim Syiah, sementara mayoritas penduduk Palestina adalah Muslim Sunni. Meskipun perbedaan aliran agama ini, Iran melihat konflik Israel-Palestina sebagai perjuangan melawan "penjajah" dan "entitas Zionis", dan ini sesuai dengan narasi anti-Israel yang ada di dunia Muslim.

Solidaritas dengan umat Muslim Palestina adalah nilai penting dalam ideologi politik Iran.

2. Faktor Kepentingan Regional


Iran adalah pemain regional yang berusaha memperkuat pengaruhnya di Timur Tengah.

Dukungan terhadap perjuangan Palestina membantu Iran memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam melawan Israel dan memperkuat hubungan dengan kelompok-kelompok militan seperti Hamas dan Jihad Islam di Jalur Gaza, yang sering kali mendukung Iran.


3. Taktik Diplomasi


Dukungan kepada Palestina adalah bagian dari diplomasi publik Iran dan merupakan alat untuk mendapatkan simpati di kalangan masyarakat Muslim dan dunia Arab.

Ini membantu Iran memperkuat citra negara yang berjuang untuk hak-hak rakyat Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved