Mahkamah Konstitusi Izinkan Presiden Georgia Dipecat
Senin, 16 Oktober 2023 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
Zurabishvili mengkritik keras pemerintahan Georgian Dream atas kegagalannya memenuhi tuntutan reformasi dari UE.
Meskipun hubungan antara Moskow dan Tbilisi terus bermusuhan selama bertahun-tahun, pemerintah Georgia yang dipimpin oleh Perdana Menteri Irakli Garibashvili pada tahun lalu telah mengambil langkah menuju pemulihan hubungan.
Pada bulan Maret, Georgia diguncang oleh protes setelah pemerintah memperkenalkan undang-undang gaya Rusia tentang “agen asing”, dan pada bulan Mei pemerintah membuka kembali penerbangan langsung dengan Rusia, yang memicu kecaman dari Uni Eropa.
Presiden perempuan pertama Georgia, Zurabishvili, terpilih untuk masa jabatan enam tahun pada tahun 2018 dengan dukungan Georgian Dream tetapi dengan cepat mendapat musuh di kalangan mayoritas Parlemen.
Dia dilahirkan di Prancis dari keluarga Georgia yang melarikan diri dari rezim Bolshevik ke Paris pada tahun 1921.
Kariernya selama 30 tahun dalam diplomasi Perancis mencapai puncaknya dengan penempatannya sebagai duta besar untuk Tbilisi, di mana dia kemudian diangkat menjadi menteri luar negeri pada tahun 2004.
Dalam bukunya “A Woman for Two Countries,” yang diterbitkan di Prancis, dia menulis: “Sekarang, saya harus terlibat dalam pertarungan politik, yang tidak pernah menarik perhatian saya, yang tidak pernah saya praktikkan, yang dipaksakan kepada saya.”
Meskipun hubungan antara Moskow dan Tbilisi terus bermusuhan selama bertahun-tahun, pemerintah Georgia yang dipimpin oleh Perdana Menteri Irakli Garibashvili pada tahun lalu telah mengambil langkah menuju pemulihan hubungan.
Pada bulan Maret, Georgia diguncang oleh protes setelah pemerintah memperkenalkan undang-undang gaya Rusia tentang “agen asing”, dan pada bulan Mei pemerintah membuka kembali penerbangan langsung dengan Rusia, yang memicu kecaman dari Uni Eropa.
Presiden perempuan pertama Georgia, Zurabishvili, terpilih untuk masa jabatan enam tahun pada tahun 2018 dengan dukungan Georgian Dream tetapi dengan cepat mendapat musuh di kalangan mayoritas Parlemen.
Dia dilahirkan di Prancis dari keluarga Georgia yang melarikan diri dari rezim Bolshevik ke Paris pada tahun 1921.
Kariernya selama 30 tahun dalam diplomasi Perancis mencapai puncaknya dengan penempatannya sebagai duta besar untuk Tbilisi, di mana dia kemudian diangkat menjadi menteri luar negeri pada tahun 2004.
Dalam bukunya “A Woman for Two Countries,” yang diterbitkan di Prancis, dia menulis: “Sekarang, saya harus terlibat dalam pertarungan politik, yang tidak pernah menarik perhatian saya, yang tidak pernah saya praktikkan, yang dipaksakan kepada saya.”
(mas)
Lihat Juga :