Mahkamah Konstitusi Izinkan Presiden Georgia Dipecat
Senin, 16 Oktober 2023 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
Namun partai yang berkuasa di Georgia mengakui kecil kemungkinannya untuk menggulingkan Zurabishvili karena partai tersebut hanya menguasai 84 kursi di Parlemen, sementara dukungan dari sedikitnya 100 anggota Parlemen diperlukan.
Ketua partai tersebut, Irakli Kobakhidze, mengakui bahwa tidak ada peluang untuk mengumpulkan 100 suara. “Jika Salome Zurabishvili memiliki martabat dasar, dia akan mengundurkan diri," katanya.
“Dia hanya akan dilihat secara nominal sebagai presiden Georgia...dan sepenuhnya kehilangan legitimasi politik dan moral," ujarnya.
Kubu oposisi mengatakan mereka tidak akan mendukung pemecatan Zurabishvili.
Ketua Uni Eropa Charles Michel bertemu Zurabishvili di Brussels bulan lalu untuk menegaskan kembali komitmen blok tersebut terhadap jalur Eropa di Georgia dan menyoroti reformasi yang diperlukan untuk memasuki blok tersebut.
Georgia mengajukan permohonan keanggotaan Uni Eropa bersama dengan Ukraina dan Moldova setelah Rusia menginvasi negara tetangganya yang pro-Barat pada Februari 2022.
Para pemimpin Uni Eropa telah memberikan status kandidat formal kepada Kyiv dan Chisinau namun mendesak Tbilisi untuk menerapkan reformasi peradilan dan pemilu, meningkatkan kebebasan pers dan membatasi kekuasaan oligarki.
Ketua partai tersebut, Irakli Kobakhidze, mengakui bahwa tidak ada peluang untuk mengumpulkan 100 suara. “Jika Salome Zurabishvili memiliki martabat dasar, dia akan mengundurkan diri," katanya.
“Dia hanya akan dilihat secara nominal sebagai presiden Georgia...dan sepenuhnya kehilangan legitimasi politik dan moral," ujarnya.
Kubu oposisi mengatakan mereka tidak akan mendukung pemecatan Zurabishvili.
Ketua Uni Eropa Charles Michel bertemu Zurabishvili di Brussels bulan lalu untuk menegaskan kembali komitmen blok tersebut terhadap jalur Eropa di Georgia dan menyoroti reformasi yang diperlukan untuk memasuki blok tersebut.
Georgia mengajukan permohonan keanggotaan Uni Eropa bersama dengan Ukraina dan Moldova setelah Rusia menginvasi negara tetangganya yang pro-Barat pada Februari 2022.
Para pemimpin Uni Eropa telah memberikan status kandidat formal kepada Kyiv dan Chisinau namun mendesak Tbilisi untuk menerapkan reformasi peradilan dan pemilu, meningkatkan kebebasan pers dan membatasi kekuasaan oligarki.
Lihat Juga :