Hak Paten Ungkap Skema Pengawasan Mendalam di China

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:06 WIB
loading...
A A A
Studi Wright menggarisbawahi bahwa tren ini menimbulkan risiko terhadap hak asasi manusia, terutama pada kasus-kasus seperti pengalaman etnis Uighur, di mana kamera pengenal wajah telah memperburuk diskriminasi rasial sehingga menimbulkan kekhawatiran serius.

Dalam analisisnya, Wright berpendapat bahwa sifat pengawasan smart city atau city brain di China ada di mana-mana dan terikat secara geografis. Menurutnya, sistem pengawasan ini sama berbahayanya, atau bahkan lebih berbahaya, dari skema pengawasan online konvensional.

Di masa lalu, seseorang dapat menghindari pengawasan dengan sekadar mematikan ponsel atau komputernya. Namun, penghindaran semacam itu kini sulit dilakukan di China.

Situasi genting ini akan semakin memburuk dengan masuknya teknologi canggih ke rumah-rumah pribadi warga China. Konsep "intelligent building," yang mendahului istilah "smart city," merujuk pada pemasangan sensor di seluruh struktur bangunan untuk pengumpulan data dalam konteks pengawasan di dalam ruangan.

Paten sebagai Sumber Informasi


Analisa paten, menurut Wright, telah menghasilkan bukti konklusif bahwa "kemunculan teknologi smart city membawa risiko yang melekat pada berbagai dimensi hak asasi manusia bagi penduduknya, sehingga semakin menantang pelestarian privasi dan anonimitas."

Terlepas dari aktivitas normal warga seperti berangkat dari rumah untuk bekerja di kantor, berjalan-jalan di trotoar, atau sekadar tinggal di rumah, industri pengawasan terus berinovasi dalam membuat "kembaran digital" yang mereplikasi aktivitas-aktivitas tersebut. Teknologi di dalam smart city ini tidak hanya meningkat, namun juga mengalami laju percepatan yang cukup tinggi.

Meningkatnya jumlah paten yang mencakup bidang-bidang seperti kecerdasan buatan (AI) dan identifikasi perilaku abnormal atau menyimpang selama beberapa tahun terakhir menggarisbawahi potensi konsekuensi terhadap hak asasi manusia dalam perkembangan dan penerapan kota pintar di masa depan.

Sebagai sumber informasi yang tidak bisa ditutupi otoritas dan perusahaan-perusahan China, segala sesuatu mengenai hak paten harus diawasi dan diperiksa secara mendalam.

Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung pelanggaran China terhadap hak asasi warga negaranya melalui teknologi canggih, yang juga diekspor ke mitra-mitra internasionalnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved