Pejabat Israel Akui Salah Menilai Hamas, Ternyata Pejuang Gaza Itu...

Minggu, 15 Oktober 2023 - 21:12 WIB
loading...
Pejabat Israel Akui...
Israel mengakui salah menilai Hamas. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Seminggu setelah serangan mematikan yang mengejutkan Israel , ketua Dewan Keamanan Nasional Israel Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia melakukan kesalahan ketika sebelumnya mengatakan bahwa kelompok Palestina Hamas telah “terhalangi.”

“Saya membuat kesalahan ketika saya mengatakan Hamas terhalang setelah Operasi Penjaga Tembok,” kata Tzachi Hanegbi pada konferensi pers, merujuk pada serangan Israel di Gaza pada tahun 2021.

"Kemunduran yang dialami Israel pada 7 Oktober mencerminkan kesalahan yang dibuat dalam semua penilaian selama beberapa tahun terakhir dan terutama dalam beberapa waktu terakhir, yang menurut kami Hamas, yang terkena dampak paling parah dalam operasi Penjaga Tembok, telah mengambil pelajaran dari hal tersebut,” ungkap Hanegbi, dilansir Anadolu.

Baca Juga: Israel Tunda Serangan Darat karena Cuaca Buruk, padahal Pejuang Hamas Sudah Siap Menyergap

Hanegbi menambahkan bahwa Israel memberikan pukulan berat terhadap Jihad Islam dalam Operasi Perisai dan Panah pada bulan Mei ini ketika Israel meminta dukungan kepada Hamas tetapi Hamas menolak.

“Inilah salah satu alasan Israel menganggap Hamas takut terlibat konflik,” jelasnya.

Menyangkal tuduhan bahwa pejabat Mesir memperingatkan Israel bahwa Hamas akan menyerang, Hanegbi mengatakan: "Saya tidak menerima peringatan seperti itu, begitu pula kepala Mossad atau perdana menteri. Mereka tidak menghubungi siapa pun mengenai masalah ini. Ini adalah berita palsu yang tidak hanya kami, tetapi juga orang-orang Mesir yang menyangkalnya.”

Mengenai warga Israel yang kini ditahan oleh Hamas, Hanegbi mengatakan bahwa pemerintah "mementingkan isu kembalinya mereka ke negara itu" namun sejauh ini belum ada negosiasi mengenai isu ini.

Akhir pekan lalu, ketika ketegangan di Timur Tengah meningkat secara dramatis, pasukan Israel melancarkan serangan militer berkelanjutan terhadap Jalur Gaza, sebagai respons terhadap serangan militer oleh kelompok Palestina Hamas di wilayah Israel.



Konflik dimulai ketika Hamas memulai Operasi Badai Al-Aqsa melawan Israel, sebuah serangan mendadak multi-cabang termasuk rentetan peluncuran roket dan infiltrasi ke Israel melalui darat, laut, dan udara.

Hamas mengatakan operasi tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan meningkatnya kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina.

Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi terhadap sasaran Hamas di Jalur Gaza.

Respons Israel meluas hingga memotong pasokan air dan listrik ke Gaza, yang semakin memperburuk kondisi kehidupan di wilayah yang telah mengalami pengepungan yang melumpuhkan sejak tahun 2007, serta memerintahkan lebih dari 1 juta warga Gaza di jalur utara untuk mengungsi ke wilayah selatan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved