Bisakah Invasi Darat Israel ke Gaza Mencapai Tujuannya?

Minggu, 15 Oktober 2023 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Warga Israel telah diperingatkan bahwa perang bisa memakan waktu berbulan-bulan, dan tercatat 360.000 tentara cadangan telah melapor untuk bertugas.

Pertanyaannya adalah berapa lama Israel dapat melanjutkan kampanyenya tanpa adanya tekanan internasional untuk mundur.

Gaza dengan cepat menjadi “lubang neraka”, badan pengungsi PBB telah memperingatkan. Jumlah korban tewas meningkat dengan cepat; Pasokan air, listrik, dan bahan bakar telah terputus, dan kini separuh penduduk diminta mengungsi dari wilayah yang luas.

“Pemerintah dan militer merasa mendapat dukungan dari komunitas internasional – setidaknya dari para pemimpin Barat. Filosofinya adalah 'mari kita bergerak, kita punya banyak waktu',” kata Yossi Melman, salah satu jurnalis keamanan dan intelijen terkemuka Israel.

Namun cepat atau lambat dia yakin sekutu Israel akan turun tangan jika mereka melihat gambaran orang-orang kelaparan.


2. Menyelamatkan para sandera

Bisakah Invasi Darat Israel ke Gaza Mencapai Tujuannya?

Foto/Reuters

Banyak dari para sandera adalah warga Israel, namun terdapat juga sejumlah besar warga negara asing dan warga negara ganda di antara mereka, sehingga beberapa negara lain, termasuk Amerika Serikat, Prancis dan Inggris mempunyai kepentingan dalam operasi ini dan pembebasan mereka secara aman.

Presiden Emmanuel Macron telah berjanji kepada keluarga Prancis-Israel untuk membawa pulang orang yang mereka cintai: "Prancis tidak akan pernah meninggalkan anak-anaknya."

Sejauh mana nasib para sandera akan mempengaruhi perencana militer masih belum jelas, dan terdapat juga tekanan dalam negeri terhadap para pemimpin Israel.

Amir Bar Shalom membandingkan situasi ini dengan Olimpiade Munich tahun 1972, ketika pria bersenjata Palestina menangkap atlet Israel dan membunuh 11 orang.

Sebuah operasi diluncurkan untuk mencari dan membunuh semua orang yang terlibat dalam serangan itu dan dia yakin pemerintah ingin memburu semua orang di balik penculikan tersebut.

Menyelamatkan begitu banyak orang yang ditahan di berbagai wilayah di Gaza mungkin tidak dapat dilakukan oleh pasukan komando unit elit Israel, Sayeret Matkal. Hamas telah mengancam akan menembak sandera sebagai pencegah serangan Israel.

Pada tahun 2011, Israel menukar lebih dari 1.000 tahanan untuk pembebasan seorang tentara, Gilad Shalit, yang ditahan oleh Hamas selama lima tahun. Namun Israel akan berpikir dua kali sebelum melepaskan tahanan secara besar-besaran, karena salah satu tahanan yang dibebaskan dalam pertukaran itu adalah Yahya Sinwar, yang kemudian menjadi pemimpin politik Hamas di Gaza.

3. Menilai Tetangga Israel

Bisakah Invasi Darat Israel ke Gaza Mencapai Tujuannya?

Foto/Reuters

Hal yang juga dapat mempengaruhi durasi dan hasil serangan darat adalah bagaimana reaksi negara-negara tetangga Israel.

Mereka mungkin menghadapi peningkatan tuntutan dari Mesir, yang berbatasan dengan Gaza dan sudah mendorong agar bantuan diizinkan melalui perbatasan Rafah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved