Tragis, Bocah 12 Tahun Jadi Korban Perang Geng di Swedia

Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Swedia telah melihat peningkatan dalam penembakan fatal dan kejahatan kekerasan lainnya dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang diyakini terkait dengan geng kriminal yang berseteru. Dalam empat bulan pertama 2020, 15 orang tewas dalam 98 insiden penembakan terpisah, menurut statistik polisi. Periode yang sama pada tahun 2019 memperlihatkan 81 penembakan, meskipun dengan jumlah kematian yang sama, naik dari 76 penembakan dan sembilan kematian pada tahun sebelumnya.

Negara itu juga menyaksikan gelombang pemboman yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan unit bom nasionalnya menyerukan lebih dari 100 ledakan tahun lalu saja, banyak yang melibatkan granat tangan dan IED buatan sendiri. (Baca: Kerap Dianggap Aman, Tren Pemboman oleh Gangster Guncang Swedia )

"Kami telah melihat, selama beberapa tahun terakhir, bahwa jumlah ledakan di Swedia telah meningkat ke tingkat yang tidak terlihat di tempat lain di Eropa," kata pejabat polisi Stefan Hector kepada sebuah surat kabar lokal awal tahun ini.

"Alasannya, atau penyebab mendasar, adalah penjahat yang bentrok," imbuhnya.

Di tengah melonjaknya kekerasan geng, puluhan yang disebut "zona terlarang" telah muncul di beberapa lingkungan - dijuluki "daerah rawan" oleh polisi - di mana tingkat kejahatan dan kemiskinan melonjak dan penegak hukum berjuang untuk mempertahankan kehadiran yang efektif. Sementara pihak berwenang Swedia telah berulang kali mendorong kembali label “no-go”, dengan alasan para perwira tidak benar-benar dilarang memasuki area tersebut, pekerja darurat telah mengeluhkan kurangnya keamanan bagi personel di lingkungan seperti itu, menunjukkan fakta bahwa responden pertama seringkali tidak dapat melakukan pekerjaan mereka tanpa pengawalan polisi.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus
Gedung Putih Lockdown...
Gedung Putih Lockdown akibat Penembakan, 2 Orang Ditembak, Trump Selamat
Gedung Putih Lockdown...
Gedung Putih Lockdown karena Puluhan Tembakan, Presiden Trump Ada di Dalam
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved